Senin, September 20, 2021
BerandaNewsMetropolitanBegini PDIP Balas Sindiran Keras Ganjarist soal Baliho Puan Maharani

Begini PDIP Balas Sindiran Keras Ganjarist soal Baliho Puan Maharani

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Relawan Ganjar Pranowo, Ganjarist, mengkritik pemasangan baliho Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, yang terpampang hampir di seluruh pelosok negeri.

Kelompok relawan Ganjar Pranowo, Ganjarist, sebelumnya angkat bicara soal kemunculan baliho Ketua DPR RI Puan Maharani yang berada di berbagai daerah.

Ganjarist menyebut pemimpin bukan berada di baliho, melainkan ada di hati masyarakat.

Baca Juga: Menelisik Sikap Kritis PDIP ke Luhut dan Jokowi

“Pemimpin itu teruji di lapangan. Adanya di hati rakyat. Bukan di gambar-gambar diam di pinggir jalan dengan slogan bombastis. Pemimpin yang kebanyakan baliho justru seperti menunjukkan dia selama ini tidak banyak melakukan apa-apa. Makanya kini sibuk promosikan diri,” kata Ketum Ganjarist, Mazdjo Pray, kepada wartawan, Senin (2/8).

Terpisah, Wasekjen PDIP, Utut Adianto, menjelaskan, PDIP bekerja dalam satu barisan yang kompak. Pemasangan baliho Puan Maharani pun, kata Utut, tanpa paksaan terhadap anggota Fraksi PDIP DPR RI.

Baca Juga: Hakim Korek Keterangan Juliari soal Kuota Bansos Vendor Terafiliasi ke Kader PDIP

“Kalau ada pendapat seperti itu, ya namanya pendapat, kalau orang kayak saya tidak perlu memikirkan pendapat orang-orang itu. Yang penting kita jalaninnya itu benar, pertama. Kedua, sebagai kader, kita tetap bermanfaat buat rakyat dan partai. Yang ketiga, semuanya dalam satu gerak rampak barisan,” kata Utut, kepada wartawan, Selasa (3/8/2021).

“Jadi partai itu bukan gerombolan, jadi partai itu rampak barisan, bahasa Belanda-nya slagorde, itu bahasa Belanda, rampak barisan. Kita bukan gerombolan. Itu sebabnya, saya meminta keikhlasan teman-teman pun di pleno fraksi,” imbuhnya.

Anggota Fraksi PDIP DPR RI kompak memasang baliho Puan berdasarkan rapat pleno. Rapat tersebut juga dihadiri oleh Puan Maharani dan Sekretaris Fraksi PDIP DPR RI Bambang Wurianto atau Bambang Pacul.

“Saat itu pleno fraksi anggota DPR yang 128 itu rapat pleno ada Mbak Puan, ada Mas Pacul. Ketika itu saya tanya, kita minta keikhlasan seandainya ada yang tidak sanggup sampaikan ke kami di fraksi, kan mungkin ada yang nggak sanggup. Kalau ada yang nggak sanggup, mungkin fraksi yang nutup wilayahnya. Jadi ini keikhlasan,” ujarnya.

Baca Juga: Puan Maharani Tinjau Pelaksanaan Larangan Mudik di Bandara Soetta

Ketua Fraksi PDIP DPR RI ini juga menepis anggapan bahwa PDIP tak punya empati di tengah pandemi Corona. Utut mengatakan tak ada hubungan pemasangan baliho Puan. Sebab, PDIP juga turun membantu masyarakat.

“Kalau ada yang menyatakan PDIP kok tidak punya empati pada situasi pandemi? You are wrong, kita, kader-kader di dapil semua bergerak, selain memasang gambar, itu satu hal saja memasang gambar Mbak Puan, tapi kita itu diperintahkan partai untuk turut membantu rakyat di desa-desa. Yang paling konkret mulai dari Baguna, vaksin, bansos, dan seterusnya. Jadi nggak ada hubungannya memasang itu dan tidak ada ini,” imbuhnya. (han)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

AnyFlip LightBox Embed Demo

popular minggu ini

- Advertisement -spot_img

BERITA TERBARU

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...