Sabtu, Juni 25, 2022
BerandametroBamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

Bamsoet Apresiasi Kemudahan UMKM Peroleh Sertifikasi Halal

NUSADAILY.COM – JAKARTA Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Yayasan Al Muttaqien Care yang telah mempermudah pendataan dan verifikasi 10 juta UMKM untuk mendapatkan sertifikat halal secara gratis Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) lewat platform digital temanQu. Ia juga berharap kepada mitra kerja strategis BPJPH itu proses pendataan dan verifikasi bisa dilakukan secara cepat dan tepat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Hal tersebut disampaikan kepada wartawan usai menerima pengurus Yayasan Al Muttaqien Care, di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (24/5/22).

Dalam kesempatan itu, wakil ketua umum partai Golkar itu juga menjelaskan, jika pemberian sertifikat halal kepada  UMKM itu adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap kemajuan UMKM agar dapat pemain utama dalam industri pasar halal dunia.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi industri halal. Melainkan harus menjadi pemain utama,” ucap politisi yang akrab disapa Bamsoet itu.

Menurut laporan State of Global Islamic Economy Report 2020-2021, lanjut Bamsoet, diprediksi pada tahun 2024 tingkat konsumsi pangan halal dunia naik dari 1,17 triliun dollar Amerika Serikat (AS) pada 2019 menjadi 1,38 triliun dollar AS. Konsumsi mode muslim akan meningkat dari 277 miliar dolar AS menjadi 311 miliar dolar AS.

Peningkatan Tidak Hanya di Negara Muslim

“Peningkatan tersebut tidak hanya terjadi di negara-negara mayoritas penduduk muslim seperti Timur Tengah, melainkan juga negara-negara mayoritas non-Muslim lainnya, seperti di kawasan Eropa. Sebab para konsumen non-Muslim juga meyakini keberadaan label halal tidak hanya terkait agama, tetapi juga terkait kebersihan dan keamanan sebuah produk,” jelas Bamsoet.

Dikatakan pula, untuk produk halal ekonomi syariah dunia seperti makanan, mode, pariwisata, kosmetik dan farmasi, energi baru terbarukan, dan keuangan syariah. Indonesia setidaknya bisa menjadi pemain utama di industri makanan dan mode.

“Sebagaimana kajian Bank Indonesia, industri makanan dan mode muslim, bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari petani, pesantren, hingga perusahaan besar. Industri ini memiliki mata rantai panjang sehingga memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar,” pungkas Bamsoet.

Hadir dalam pertemuan tersebut Pengurus Yayasan Al Muttaqien Care yang hadir antara lain, Pembina Yayasan Pusat Andrew Nilam, Departemen Komunikasi dan Informasi Budi Irawan dan Agus Sudradjat, Ketua Pengurus Cabang Jakarta Cut Laura Fazalia, dan Sekretaris Pengurus Cabang Jakarta Surya Arief. (sir/aka)

BERITA KHUSUS

Raih Penghargaan Program Inovasi Digital, Gus Ipul: Terus Layani Masyarakat dengan Cepat

NUSADAILY.COM - PASURUAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan meraih penghargaan kategori program Inovasi Digital pada ajang Merdeka Award 2022, Kamis (24/06). Wali Kota Pasuruan...

BERITA TERBARU

Viral Dituduh Selingkuh Gegara WhatsApp Error Sedang Terima Telepon

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Pernah dikira selingkuh padahal tidak sedang berbuat macam-macam? Sama dong, dengan cerita dari pemilik akun TikTok @sideyouu_. Ia bercerita di...