Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaNewsAktivis Anti Masker Penyerang Majelis Hakim PN Banyuwangi Diperiksa Polisi

Aktivis Anti Masker Penyerang Majelis Hakim PN Banyuwangi Diperiksa Polisi

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – BANYUWANGI – M. Yunus Wahyudi, terpidana berita hoax COVID-19 menjalani pemeriksaan atas upaya penyerangan yang dilakukannya terhadap majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Yunus menjalani pemeriksaan di Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Jumat 17 September 2021. Ia diduga kuat telah melakukan tindakan Contempt of Court atau pelecehan terhadap peradilan atas upaya penyerangan Majelis Hakim tersebut.

“Benar. Pagi tadi penyidik sudah melakukan pemeriksaan kepada Saudara Yunus atas kejadian yang terjadi di Pengadilan,” kata Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, AKP Mustijat Priyambodo membenarkan pemeriksaan tersebut. 

Baca Juga: Kisah Sodiq Monata, dari Musisi ‘Mlarat’ hingga Jadi ‘Lananging Jagad’

Menurut Mustijat, dalam pemeriksaan tersebut, Yunus masih berstatus sebagai saksi. Ia diperiksa kurang lebih selama dua jam.

Namun, Mustijat enggan menjelaskan secara detail materi dalam pemeriksaan tersebut, karena masih dalam tahap penyelidikan.

“Masih sebatas sebagai saksi. Diperiksa untuk melengkapi keterangan dalam proses penyelidikan kasus (pelecehan terhadap peradilan) yang dilaporkan PN Banyuwangi,” ungkapnya.

Baca Juga: Langgar UU ITE, Aktivis Antimasker Banyuwangi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Kendati demikian, besar kemungkinan status Yunus akan dinaikkan menjadi tersangka oleh penyidik. “Ada kemungkinan naik menjadi tersangka. Tapi akan kita lihat dulu melalui gelar perkara,” tegasnya.

Sebelumnya, M. Yunus Wahyudi, nekat menyerang majelis hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi usai ia divonis hukuman 3 tahun penjara atas kasus kekarantinaan kesehatan dan UU ITE, pada Kamis (19/8).

Baca Juga: Bawaslu Sumenep Ajukan Tambahan Anggaran Rp 2 Miliar

Usai pembacaan putusan vonis persidangan, Yunus berjalan menghampiri majelis hakim. Namun, saat berada di depan meja majelis hakim, Yunus tiba-tiba berteriak sembari melompat hendak memukul Ketua Majelis Hakim. 

“Woyyy,” teriak Yunus sembari meloncat dan melayangkan pukulan.

Baca Juga: Mabes TNI Gelar Serbuan Vaksin Perangi COVID-19 di Banyuwangi

Meksi pukulan Yunus tak menemui sasaran, aksi tersebut sontak mengagetkan semua pihak yang hadir dipersidangan. Beruntung, sejumlah aparat kepolisian yang berjaga langsung mengamankan Yunus dan membawanya keluar dari persidangan.

Atas tindakan tersebur, PN Banyuwangi melaporkan Yunus ke polisi, Senin (23/8). Pelaporan dilakukan oleh tiga majelis hakim yang memimpin sidang perkara yakni Khamozaro Waruwu, Philip Pangalila, dan Yustisiana. 

Baca Juga: Aktivis Anti Masker Banyuwangi yang Serang Hakim saat Persidangan Dilaporkan Polisi

“Sudah kami laporkan ke Polresta Banyuwangi,” kata Ketua PN Banyuwangi Nova Flory Bunda.

Menurut Nova, aksi penyerangan yang dilakukan aktivis anti masker kepada majelis hakim tersebut merupakan contempt of court atau pelecehan terhadap peradilan. 

“Tindakannya menurunkan martabat pengadilan. Itu sama saja dengan melecehkan pengadilan. Semoga laporan ini ditindaklanjuti. Semoga disidangkan juga perbuatan Yunus tadi, sehingga bisa jadi pembelajaran ke masyarakat lain,” tegasnya. (ozi)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu