92 Tahun Sumpah Pemuda, Jangan Ajarkan Pemuda Tentang Anarkisme

  • Whatsapp
banner 468x60

MALANG – Ketua GM FKPPI PD XIII Jatim Ir. R. Agoes Soerjanto ingatkan para generasi muda untuk menjadikan momentum Sumpah Pemuda ke – 92 untuk bersatu dan bangkit menjaga serta merawat NKRI dari berbagai gangguan dan tantangan.

Baca Juga

“Sangat tepat tema yang dipilih hari Sumpah Pemuda tahun ini. Bersatu dan Bangkit, ini bukan sekedar tema, tapi mengingatkan kita kembali, bahwa 92 tahun lalu para pemuda dan pemudi membuang ego kedaerahannya, ego keagamannya, untuk mendarmabaktikan pikiran dan tenaganya untuk bicara tegak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Mari generasi saat ini, merenungkan dan merefleksikan, bagaimana pemuda dan pemudi saat itu dari keterbatasan dan segala kesulitannya karena kondisi geografis, kondisi ancaman kaum kolonial, perbedaan suku, agama, pemikiran dan budaya, namun mereka para pemuda dan pemudi mampu menyatukan ketangguhan untuk melawan gangguan dan ancaman negara dengan tekat yakni bersatu dan bangkit menyiapkan embrio kemerdekaan.

“Begitu hebatnya cikal bakal lahirnya Indonesia disuarakan oleh para tokoh muda. Bagaimana saat itu anak anak muda dengan segala keterbatasannya mampu menyiapkan NKRI. Mereka dipisahkan pulau pulau, dibedakan suku,bras dan agama. Tapi menyatu untuk merdeka. Siapapun founding father dan mother NKRI, tentu mengakuinya, bahwa peran pemuda yang pertama bersatu bangkit menyuarakan kemerdekaan,” ujarnya semangat.

Ditambahkan Agoes, Sumpah Pemuda saat itu telah kompak mencerminkan Bhinneka Tunggal Ika, bahkan berkat Sumpah Pemuda itulah, kini 92 tahun, kita bisa menikmati serta rasakan bagaimana para pemuda saat itu mengkonsep awal lahirnya NKRI.

Mari Jaga Marwah Sumpah Pemuda

“Mari kita jaga marwah Sumpah Pemuda dengan segala kebhinnekaannya. Kini perkembangan teknologi informasi begitu pesat dan lintas batas, para generasi muda punya kemampuan dan keahlian yang sangat canggih dan inovatif. Kini tinggal melanjutkan perjuangan Sumpah Pemuda untuk kepentingan merawat NKRI, “lugasnya.

Pengusaha murah senyum ini, menegaskan agar semua pihak respect dengan segala aktifitas dan pengabdian anak anak muda yang positif untuk prestasi dan kemajuan bangsa.

“Adanya Covid 19 menuntut semua orang untuk jalankan protokol kesehatan. Karenanya, lahir banyak inovasi serta terobosan oleh anak anak muda melahirkan perilaku dan produk baru yang memudahkan manusia dalam beraktifitas. Negara perlu hadir memberi apresiasi, selama inovasi itu dimanfaatkan untuk kemajuan Indonesia, “katanya.

Agoes juga mengingatkan kepada semua pihak yang berbeda pendapat atau kritis terhadap kebijakan negara, mengharap agar tidak memanfaatkan anak anak muda dengan mendoktrinasi dengan perilaku kejerasan serta anarkisme sebagai bentuk kritik kepada negara.

“Ajaklah para pemuda dengan pemikiran serta gerakan sosial dalam membangun dinamika dalam setiap aspek bermasyarakat dan bernegara. Bukan dengan ajakan merusak, anarkisme bahkan memprodukai hoax. Mari kita lahirkan generasi muda yang bersatu bangkit untuk merawat Indonesia dengan produktifitas, kreatifitas serta maju dalam pemikiran,” pungkasnya.(wan/aka)

Post Terkait

banner 468x60