Senin, September 20, 2021
BerandaNewsMetropolitan20 Tahun Silam, Juga Ada Bom di Kejagung Saat Pemeriksaan Djoko Tjandra

20 Tahun Silam, Juga Ada Bom di Kejagung Saat Pemeriksaan Djoko Tjandra

NUSADAILY.COM – JAKARTA –  Tanda Tanya besar masih terus bergelayut penyebab terjadinya kebakaran di Kejaksaan Agung (Kejagung). Polisi masih terus melakukan penyelidikan berkaitan dengan penyebab kebakaran itu.

BACA JUGA : Maduro: ‘Ide bagus’ Venezuela Beli Rudal Dari Iran

Ini menjadi catatan peristiwa mengerikan di tubuh Korps Adhyaksa. Terlebih saat ini ada sorotan publik lantaran Kejagung tengah memproses perkara yang berkaitan dengan Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra yang menyeret seorang jaksa bernama Pinangki Sirna Malasari.

“Hari ini tim Labfor dengan Inafis yang sudah kita bentuk akan melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (23/8/2020).

“Kami sudah sementara sudah mempetakan beberapa saksi dan nanti akan dimintai keterangan,” imbuh Nana.

Jaksa Agung ST Burhanuddin sebelumnya mengatakan bila bagian gedung yang terbakar tidak menyimpan berkas perkara apapun. Namun ruang kerja Burhanuddin ikut hangus terbakar termasuk kantor Wakil Jaksa Agung, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) dan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (Jambin).

“Ini adalah gedung pembinaan, jadi di situ ada biro kepegawaian, biro keuangan dan perencanaan, dan biro umum,” ujar Burhanuddin pada Sabtu (22/8) malam saat melihat langsung penanganan kebakaran di kantornya, dikutip Nusadaily.com dari detikcom

Diketahui sebelumnya Pinangki menjabat Kepala Subbagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan. Ruang kerja Pinangki berada di gedung utama yang saat ini sudah hangus terbakar.

Menilik ke belakang sekitar 20 tahun lalu peristiwa buruk juga pernah menimpa kantor Kejagung. Namun saat itu lebih mengerikan yaitu ada teror bom di Kejagung.

Dikutip dari Harian Kompas edisi Kamis, 6 Juli 2000, ada temuan bom di Gedung Bundar Kejagung sehari setelah ledakan terjadi di lokasi yang sama. Gedung Bundar Kejagung merupakan kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Berikut artikel dari Harian Kompas edisi Kamis, 6 Juli 2000 judul ‘Kelanjutan Bom Meledak di Kejaksaan Agung: Ditemukan Lagi Dua Buah Bom’:

RELATED ARTICLES
- Advertisement -spot_img

popular minggu ini

AnyFlip LightBox Embed Demo

BERITA TERBARU

- Advertisement -spot_img

berita khusus

Pemkot Malang Alokasikan Dana Cukai Hasil Tembakau untuk Jaminan Kesehatan

NUSADAILY.COM - MALANG - Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan memanfaatkan Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau (CHT) untuk program pemenuhan dan penyediaan...