Naik Status Penyidikan, Kasus Perintangan Laka Kerja PG Kebonagung Tinggal Selangkah Lagi

Jun 21, 2023 - 01:32
Naik Status Penyidikan, Kasus Perintangan Laka Kerja PG Kebonagung Tinggal Selangkah Lagi

NUSADAILY.COM – MALANG - Selangkah lagi kasus perintangan penyelidikan laka kerja PG Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang masuk babak final. Satreskrim Polres Malang sedang mengebut perkaranya.

 

Senin (19/6/23) malam, Satreskrim Polres Malang melakukan gelar perkara kasus. Dari gelar perkara tersebut, kemudian menaikkan statusnya ke penyidikan.

 

Penyidik melakukan gelar perkara setelah menuntaskan pemeriksaan terhadap saksi. Total 19 saksi yang sudah diminta keterangan.

 

"Untuk perkara perintangan (penyelidikan, red) sudah kami naikkan statusnya ke penyidikan," ujar Kasatreskrim Polres Malang, Iptu Wahyu Riski Saputro, dikonfirmasi Selasa (20/6/23).

 

Dengan naik status ke penyidikan, maka perkara perintangan penyelidikan laka kerja PG Kebonagung tinggal selangkah lagi. Penyidik akan melengkapi berkas berita acara pemeriksaan.

 

Selanjutnya hasil penyidikan akan kembali dilakukan gelar perkara. Ini untuk menentukan siapa yang bertanggungjawab atas perkara ini.

 

 

Sekadar diketahui, PG Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang menghadapi dua perkara. Selain kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja, juga terkait kasus penghalangan penyelidikan.

 

Ya, terkait kasus kecelakaan kerja yang menewaskan seorang pekerja, PG Kebonagung sempat menghalangi penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Malang. Polisi yang datang ke lokasi untuk olah TKP, sempat dilarang dengan alasan sedang ada kegiatan produksi.

 

Selain itu, PG Kebonagung juga sempat berupaya menyembunyikan kasus kecelakaan kerja ini. Pasalnya selain tidak melaporkan ke polisi, juga melarang karyawan memberitahukan kejadian kepada siapapun.

 

Sementara, dalam perkara laka kerja yang menewaskan seorang pekerja, penyidik Satreskrim Polres Malang mengagendakan pemeriksaan saksi dari Disnaker Provinsi Jatim. Selanjutnya melakukan rekonstruksi dan olah TKP ulang pada akhir pekan nanti. (ap/wan)