Muncul ‘Dewan Kolonel’, Ketum PDIP Beri Pesan Baru: Jangan Grusah-grusuh Terkait Capres

Partai menegakkan disiplin partai dan semua terkait capres cawapres arahan Bu Ketum jelas, semua kader harus memiliki kesadaran revolusioner

Muncul ‘Dewan Kolonel’, Ketum PDIP Beri Pesan Baru: Jangan Grusah-grusuh Terkait Capres
Megawati dan Puan Maharani/ ist

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) memberikan pesan terbaru usai muncul 'Dewan Kolonel' yang mendukung Puan Maharani maju Pilpres 2024. Megawati minta kadernya untuk tidak grusak grusuk terkait capres 2024

Pesan Megawati itu disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto saat acara 'Turnamen Bulutangkis Persahabatan', Lapangan Bulutangkis GBK Arena, Jakarta, Minggu (25/10). Hasto mengatakan kader PDIP harus memiliki kesadaran revolusioner.

BACA JUGA : Soal Capres, Tugiman Manut Apa Kata Megawati

"Partai menegakkan disiplin partai dan semua terkait capres cawapres arahan Bu Ketum jelas, semua kader harus memiliki kesadaran revolusioner. Jangan grusak-grusuk, sabar dan pasti pada waktu yang tepat, momentum sesuai suasana kebatinan rakyat, Ibu Mega akan umumkan capres cawapres," kata Hasto.

Dilansir dari detik.com, Megawati sempat memberikan peringatan keras melalui surat. Berdasarkan surat yang diterima detikcom, Jumat (21/10), surat peringatan keras DPP PDIP ke 'Dewan Kolonel' tertanggal 5 Oktober 2022 tertulis 'PERINGATAN KERAS DAN TERAKHIR'. PDIP menegaskan kalau pembentukan Dewan Kolonel itu tidak ada dalam AD/ART partai.

Hasto mengatakan penegasan khusus oleh Megawati itu meminta agar semua kader tidak grusak-grusuk terkait dengan Pilpres. Dia menyebut dalam pesan itu disampaikan jika akan ada momen tepat untuk mendeklarasaikan capres.

"Tadi pagi Bu Mega memberikan penegasan khusus, saya akan bacakan ya, supaya lebih enak. 'Berkaitan Pilpres agar disampaikan pentingnya kepada seluruh kader kesabaran revolusioner. Jangan grusak-grusuk. Nanti pada saatnya, pada momentum yang tepat akan dideklarasikan," ujarnya.

BACA JUGA : Buruh Jatim Senggol Megawati: “Kok Gak Menagis Lagi Seperti Dulu”

Megawati, kata Hasto, juga meminta kader PDIP untuk fokus bergerak bersama rakyat. Kader PDIP diminta untuk tidak terprovokasi dengan gaungan Pilpres di luar.

"Sabar jangan terpengaruh oleh berbagai hiruk-pikuk politik yang sangat dinamis. Dan yang terpenting adalah bergerak bersama dengan rakyat. Seluruh kader partai jangan diam diri, terus turun membantu rakyat'. Ini pesan dari Ibu Megawati Soekarnoputri tadi pagi melalui saya," katanya.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan teguran keras tidak hanya diberikan kepada Dewan Kolonel. Dia mengatakan bahwa teguran juga akan diberikan kepada kader yang menyatakan dukungan capres.

"Jadi tidak semua terutama yang menyampaikan pernyataan-pernyataan ke media, yang kemudian itu menimbulkan berbagai isu yang tidak perlu. Sementara fokus dari partai adalah turun ke bawah membantu rakyat," ungkapnya.(ros)