Misteri 17 Ribu Suporter ‘Tak Kasatmata’ di Piala Dunia 2022 Qatar

Dari beberapa laga awal Piala Dunia 2022 di Qatar, menyeruak sebuah misteri. Ada sekitar 17 ribu suporter yang sepertinya "tidak kasatmata".

Misteri 17 Ribu Suporter ‘Tak Kasatmata’ di Piala Dunia 2022 Qatar
Stadion Al Thumama, tempat laga Senegal vs Belanda di Piala Dunia 2022. Foto: Getty Images/Francois Nel

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Dari beberapa laga awal Piala Dunia 2022 di Qatar, menyeruak sebuah misteri. Ada sekitar 17 ribu suporter yang sepertinya "tidak kasatmata".

Indikasi itu, sebut FoxSports dan SportBible, muncul dari empat laga awal Piala Dunia 2022 terkait dengan jumlah suporter di stadion. Ada sesuatu yang tidak pas.

Dari keempat laga awal Piala Dunia 2022 tersebut, catatan resmi jumlah penonton di stadion seluruhnya memunculkan angka di atas kapasitas asli venue tersebut.

BACA JUGA: MU Siap Lepas Ronaldo Karena Sudah Siapkan Pengganti


Jumlah penonton yang diumumkan secara resmi:

  • Qatar vs Ekuador - 67.372 - kapasitas resmi Al Bayt Stadium adalah 60.000
  • Inggris vs Iran - 45.334 - kapasitas resmi Khalifas International Stadium adalah 40.000
  • Belanda vs Senegal - 41.721 - kapasitas resmi Al Thumama Stadium adalah 40.000
  • AS vs Wales - 43.418 - kapasitas resmi Ahmad Bin Ali Stadium adalah 40.000

"Hal ini memperlihatkan ada 17.845 suporter dijejalkan masuk ke stadion yang seharusnya tidak muat menampung jumlah tersebut," tulis FoxSports.

Menjadi misteri di mana 17 ribu suporter itu berada, mengingat stadion-stadion yang ada secara kapasitas tidaklah muat menampung mereka. "Belum ada penjelasan mengenai perbedaan jumlah tersebut".

Indikasi adanya 17 ribu suporter "tidak kasatmata" di Piala Dunia 2022 ini menguat karena beberapa kali tribune stadion dari keempat laga tersebut justru memunculkan adanya bangku-bangku kosong di tengah keriuhan suporter.

SportBible, mengutip jurnalis Kanada Joe Callaghan, menyoroti bangku-bangku kosong di dalam laga Senegal vs Belanda. "30 menit laga berlangsung di Al Thumama Stadium dan masih ada jejeran kursi kosong."

BACA JUGA: Arab Saudi Miliki Hari Libur untuk Rayakan Kemenangan atas Argentina di Babak Penyisihan Grup Piala Dunia!


Sejatinya, perihal kursi-kursi kosong ini sendiri tidak cuma terjadi di Qatar. Paling tidak Piala Dunia dua edisi terakhir pun punya masalah serupa, terutama di laga-laga awal gelaran. Situasi biasanya membaik seiring berjalannya turnamen.

"World Cup 2014: FIFA dalam tekanan atas kursi-kursi kosong di laga pembuka," sebut Belfast Telegraph edisi 16 Juni 2014.

"World Cup 2018: Apa-apan ini, sebuah friendly?! - Fans tak percaya melihat kursi-kursi kosong di laga Prancis vs Belgia," tulis Eurosport medio 11 Juli 2018.(eky)