Miris, Gadis 19 Tahun Asal Jerman Ditemukan Tak Bernyawa di Lintasan Kereta Api

Ketika keluarganya mencoba menghubungi remaja wanita itu namun tidak ada jawaban, mereka menjadi khawatir dan membuat laporan orang hilang.

NUSADAILY.COM – BAVARIA – Selasa (1/11), seorang wanita muda ditabrak kereta api dan tewas di distrik Altötting, negara bagian Bavaria (Bayern), Jerman. Jasadnya tidak ditemukan sampai hari berikutnya.

Markas besar polisi di Oberbayern menulis dalam siaran pers tentang kecelakaan fatal kereta api yang terjadi pada malam Halloween di Burghausen (distrik Altötting).

BACA JUGA : Kesimpulan Komnas HAM Tragedi Kanjuruhan Pelanggaran HAM,...

Seorang remaja wanita berusia 19 tahun diindikasi tertabrak kereta api saat melintasi rel dan terpental. Wanita itu kemudian ditemukan di bantalan lintasan kereta api. Petugas medis yang datang tidak bisa berbuat apa-apa untuk korban.

Melansir Merkur, menurut temuan pertama, seorang remaja berusia 19 tahun sedang berpesta di sebuah diskotik pada Selasa malam (waktu setempat).

Ketika keluarganya mencoba menghubungi remaja wanita itu namun tidak ada jawaban, mereka menjadi khawatir dan membuat laporan orang hilang.

Jalan dari diskotik ke rumahnya ditelurusi dan pada Rabu Sore ada kepastian yang menyedihkan. Remaja itu ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

BACA JUGA : Kapolda Kalimantan Barat Minta Maaf usai Peluru Petugas Nyasar dan Tewaskan Warga Pontianak

Jasad ditemukan di perlintasan kereta api. Seorang dokter darurat yang dipanggil hanya bisa menentukan kematian wanita remaja itu.

Seorang remaja wanita berusia 19 tahun tewas ditabrak kereta api di Jerman. Foto: Ess Winfried/Getty Images

Polisi Traunstein mengasumsikan kecelakaan

Pejabat layanan kriminal Kripo Traunstein mengambil alih penyelidikan. Mereka menyelidiki bagaimana gadis berusia 19 tahun itu meninggal.

Dengan cepat menjadi jelas bahwa wanita itu telah ditabrak hingga terpental oleh kereta barang pada malam hari. Tidak jelas mengapa masinis kereta tidak menyadari tabrakan tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut oleh Kripo Traunstein mengungkapkan bahwa insiden itu sebagai “kecelakana tragis”. Polisi tidak  mengasumsikan adanya keterlibatak pihak luar. (jrm1)