Wagub Ungkap Alasan Anies Terbitkan Ingub Soal Pengendalian Banjir di Jakarta

  • Whatsapp
Ingub banjir jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, pemerintah menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta nomor 52 tahun 2020, tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim, untuk merespons anomali cuaca yang berpotensi terjadi di Ibu Kota.

BACA JUGA: Anies Baswedan: Polusi Udara di Jakarta Membahayakan

Baca Juga

 “Tahun ini ada anomali cuaca dan iklim,” ucap Riza di Balai Kota DKI, Rabu 23 September 2020.

Beberapa daerah dan Negara, ujar dia, mengalami percepatan perubahan cuaca. Pemerintah memperkirakan musim hujan bakal tiba lebih cepat di Ibu Kota.

Potensi banjir harus diantisipasi sejak dini, dengan menerbitkan Ingub itu.

 “Banjir yang biasanya Desember, Januari hingga Maret, kami perkirakan lebih cepat.” ungkapnya.

Pemerintah telah menerjunkan 54 ekskavator, untuk mengangkut sampah dan lumpur dari 13 sungai dan situ di Jakarta. Dengan mengeruk lumpur, diharapkan sungai dan situ di DKI, mampu menampung air lebih banyak lagi.

Pemerintah juga telah membuat sodetan, mengatur pintu air, mempersiapkan pompa agar berfungsi maksimal saat terjadi genangan.

“Sekarang tinggal dukungan masyarakat, membantu dengan tidak membuang sampah sembarangan dan kerja bakti membersihkan selokan yang tersumbat.” ujarnya.

Dalam salah satu Ingub DKI, Anies Baswedan meminta sistem deteksi dan peringatan dini banjir, dapat lebih antisipatif, prediktif, cerdas, dan terpadu.

Untuk itu, Anies meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dibantu oleh Dinas Sumber Daya dan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, menyusun sistem deteksi dan peringatan dini kejadian banjir yang dapat dimonitor secara daring.

BACA JUGA: Warga Jakarta Mulai Berjemur

Sistem itu juga diharapkan, dapat memprediksi dan mengumumkan potensi kejadian banjir, selambat-lambatnya satu hari sebelum kejadian.

 “Target selesai pada September 2020,” Demikian salah satu instruksi itu. tuturnya.

Ingub ini diteken Anies pada 15 September lalu, dan ditujukan bagi seluruh jajaran walikota, kepala badan, hingga tingkat camat dan lurah di DKI Jakarta.(Via)

Post Terkait

banner 468x60