Vaksinasi-Pelaksanaan UU Ciptaker Dorong Optimisme Pertumbuhan Ekonomi 2021

  • Whatsapp
Menko Airlangga
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan hampir seluruh lembaga di dunia pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2020 terkontraksi lebih kecil dari berbagai negara lain.

Oleh sebab itu, Kata Menko Perekonomian Airlangga, Pemerintah apresiasi dan optimis dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi yang dihadirkan berbagai lembaga dunia.

Baca Juga

BACA JUGA: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Dipilih Secara Aklamasi

dikatakannya juga Optimisme tersebut didukung oleh berbagai kebijakan Pemerintah, dalam upaya penganganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dimulai tahun lalu.

“Hampir seluruh lembaga menilai bahwa pertumbuhan kita di tahun 2020 terkontraksi lebih kecil dari berbagai negara lain, tentu kita akan melihat bahwa di tahun 2021 pertumbuhan kita akan ada di sekitar 4,5-5,5 persen,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutan pembuka pada acara Bisnis Indonesia: Business Challenges 2021, Selasa 26 Januari di Jakarta.

BACA JUGA: PHRI: Sistem OSS dan Perizinan Lewat UU Ciptaker Mudahkan Pelaku Usaha

Didorong Program Vaksinasi

Selain itu orang nomor satu di Kemenko Perekonomian menjelaskan, bahwa Optimisme juga didorong oleh program vaksinasi tahap pertama yang sedang berjalan saat ini. Vaksinasi perdana yang dilakukan Presiden Joko Widodo pada 13 Januari lalu kini tengah diteruskan kepada tenaga kesehatan dan pelayanan publik.

“Pemerintah sudah membuat jadwal dimana jadwal ini Presiden meminta bahwa vaksinasi akan diselesaikan di bulan Desember. Diharapkan vaksinasi ini dapat mencapai target. Sekarang sekitar 179 ribu orang telah divaksinasi,” imbuhnya.

Menurut Airlangga, berdasarkan arahan Presiden tersebut, masyarakat yang direncanakan akan divaksinasi Januari-Maret 2022 akan ditarik maju menjadi lebih awal.

BACA JUGA: Menko Airlangga Sempat Positif COVID-19, Akui Terapkan 3T

Airlangga mengimbau agar program vaksinasi dapat diawasi bersama. Ia juga mengimbau agar masyarakat senantiasa terus menjaga kedisiplinan dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan melakukan 3M, yakni Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak.

“Selain itu, program Testing, Tracing, dan Treatment (3T) tetap harus dijalankan dan diikuti dengan ketersediaan obat. Diharapkan rumah sakit dapat menangani secara baik,” ujar Airlangga.

Optimisme juga hadir dari indeks keyakinan konsumsen masyarakat, yang mulai menunjukkan pemulihan tingkat kepercayaan dalam melakukan konsumsi. Hal ini tercermin dari peningkatan indeks keyakinan konsumen yang membaik ke level 96,5 di bulan Desember 2020. Menko Airlangga berharap indeks ini dapat cross ke 100, sehingga kontribusinya dapat lebih meningkatkan optimisme.

“Dunia usaha juga mulai bangkit, aktivitas manufaktur telah memasuki fase ekspansi (51,3) di bulan Desember 2020. “Impor barang baku dan barang modal sudah meningkat,” ujar Airlangga.