Rerie: Pemerintah Jangan Hilang Fokus Tangani COVID-19

  • Whatsapp
Pemerintah Jangan Hilang Fokus
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.(Ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat meminta pemerintah jangan hilang fokus dalam menangani pandemi COVID-19, di tengah persoalan di sektor ekonomi dan politik yang akan dihadapi saat ini.

BACA JUGA: Pilkada Serentak Tetap Lanjut, Desakan Penundaan Hanyalah Angin Lalu

Baca Juga

Lebih lanjut, Lestari menjelaskan, persoalan yang akan dihadapi tersebut adalah penyelenggaraan Pilkada 2020. Pilkada 2020 dikhawatirkan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 dan ancaman resesi ekonomi.

“Melihat besarnya persoalan di sektor ekonomi dan politik yang dihadapi saat ini, Pemerintah jangan kehilangan fokus dalam upaya pengendalian penyebaran COVID-19 di Tanah Air,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu 23 September 2020.

Menurutnya, persoalan utama yang dihadapi banyak negara di dunia, termasuk Indonesia saat ini adalah, masalah kesehatan terkait penyebaran COVID-19.

Legislator Partai NasDem itu juga mengungkapkan, di tengah tren peningkatan jumlah positif COVID-19 yang belum terkendali di Indonesia, ancaman resesi ekonomi dikhawatirkan akan mengalihkan konsentrasi pemerintah, dalam pengendalian penyebaran COVID-19.

Politisi yang beken disapa dengan panggilan Rerie ini mengatakan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, pada Selasa 22 September 2020, memberi sinyal kuat perekonomian nasional memasuki resesi pada kuartal III-2020.

“Hal itu menyusul revisi proyeksi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yang menyebutkan proyeksi perekonomian Indonesia, pada 2020 secara keseluruhan menjadi minus 1,7 persen hingga 0,6 persen,” bebernya.

Ancaman Resesi Ekonomi Cukup Mengkhawatirkan

Padahal menurut Rerie, realisasi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2020 minus 5,32 persen. Secara teori memang resesi adalah kondisi di mana pertumbuhan ekonomi minus dua kuartal berturut-turut.

Selanjutnya, Ia juga menuturkan, ancaman resesi ekonomi cukup mengkhawatirkan, karena akan memicu jumlah pengangguran.

Sementara itu, Rerie menilai saat ini Pemerintah juga sedang menghadapi risiko yang tidak kalah besar. Dengan tetap berupaya menyelenggarakan tahapan pilkada serentak, di tengah pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Rapat Terbatas, Presiden Minta Kampanye 3M dan Operasi Yustisi Secara Intensif

“Sejumlah penyesuaian aturan sedang diupayakan, agar pilkada serentak berjalan dengan aman. Sementara sebagian masyarakat sangat khawatir penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi rawan menjadi klaster penyebaran baru COVID-19,” jelasnya.

Rerie menilai, strategi dan langkah pengendalian COVID-19 harus lebih rinci dan nyata. Agar banyak pihak dapat bergerak bersama di titik yang paling krusial ini.

Dia menambahkan, apabila penyebaran COVID-19 di Indonesia tidak terkendali, upaya apa pun yang diambil untuk membenahi sektor ekonomi dan politik akan sia-sia.(Via)

Post Terkait

banner 468x60