Pimpinan KPK Akan Evaluasi Sistem Kepegawaian Pasca Mundurnya Sejumlah Pegawai

  • Whatsapp
Evaluasi Sistem Kepegawaian KPK
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron
banner 468x60

NUSADAILY.COM – NUSADAILY.COM – JAKARTA – Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi sistem kepegawaian, pasca mundurnya sejumlah pegawai KPK.

Baca Juga

BACA JUGA: Total 157 Pegawai KPK Mengundurkan Diri

“Selanjutnya secara internal, kami akan mengevaluasi sistem kepegawaian KPK,” ujar Ghufron, Sabtu 26 September 2020.

Kasus terakhir, Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK Febri Diansyah menyatakan, telah mengajukan surat pengunduran diri dari KPK pada 18 September 2020. Alasan Febri mengundurkan diri adalah karena kondisi politik dan hukum telah berubah bagi KPK.

“Sekaligus ini ujian, karena dengan apapun alasannya yang perlu diingat KPK itu bukan tempat santai, KPK adalah candradimuka bagi para pejuang antikorupsi. Kami tidak bangga kepada mereka yang masuk dengan segala kelebihannya, tapi kami sangat hormat dan berbangga kepada mereka yang bertahan di dalam KPK dengan segala kekurangan KPK saat ini,” ungkap Ghufron.

Menurutnya, seorang pejuang tidak akan meninggalkan gelanggang sebelum kemenangan diraih, walau kancah perjuangan antikorupsi kini berubah seperti apapun.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi mereka yang telah menghabiskan waktunya membesarkan KPK, semoga sukses untuk waktu ke depan bagi mereka semua, dan tentu kami menghormati keputusan pribadi pegawai KPK,” tutur Ghufron.

Ghufron pun mengucapkan selamat kepada para pegawai yang masih mampu setia mencintai KPK, sebab perubahan itu adalah kepastian yang tidak bisa dihindari.

“Hanya pecinta sejati yang mampu bertahan dalam perubahan apapun, cinta itu bukan saja menikmati kesenangan bersama, cinta itu dalam segala adanya,” tambah Ghufron.

BACA JUGA: Ini Kata KPK Soal ‘Kesan Penegak Hukum RI Sangat Jelek’

Tercatat setidaknya pada periode 2016 hingga 2020 ada 157 pegawai KPK yang mengundurkan diri. Rinciannya adalah:

  1. Pada 2016, sebanyak 46 orang terdiri dari 16 pegawai tetap dan 30 pegawai tidak tetap
  2. Pada 2017, sebanyak 26 orang yang terdiri dari 13 pegawai tetap dan 13 pegawai tidak tetap
  3. Pada 2018, sebanyak 31 orang yang terdiri dari 22 pegawai tetap dan 9 pegawai tidak tetap
  4. Pada 2019, sebanyak 23 orang yang terdiri dari 14 orang pegawai tetap dan 9 orang pegawai tidak tetap
  5. Pada Januari hingga September 2020, ada 31 orang yang terdiri dari 24 pegawai tetap dan pegawai tidak tetap. (Via)

Post Terkait

banner 468x60