Petugas Gabungan Pantau Prokes di Kecamatan Makasar

  • Whatsapp
Prokes di Kecamatan
Seorang pelanggar protokol kesehatan dikenakan sanksi sosial dengan membersihkan taman di Terminal Pinang Ranti, Jakarta Timur, Jumat (25/6/2021). (ANTARA/Anisyah Rahmawati)

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP memantau penerapan protokol kesehatan di tiga titik di Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.

BACA JUGA : Masjid Al Azhar Adakan Shalat Jumat Dengan Kapasitas 25 Persen – Nusadaily.com

Pemantauan protokol kesehatan ini rutin dilakukan setiap hari di Jalan Raya Pondok Gede, Di Jalan Kerja Bakti dan di Cipinang Melayu pukul 08.00-11.00 WIB.

“Karena kasus COVID-19 masih tinggi, jadi saat ini kita tetap melakukan penertiban, bukan lagi imbauan tapi langsung kita tertibkan dengan pemberian sanksi bagi pelanggar,” kata Personel  Satpol PP Makasar, Lolita di Jakarta, Jumat.

Dia mengakui dari hasil pemantauan menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat dalam menerapkan prokes masih rendah, terbukti setiap harinya Satpol PP menemukan 70 hingga 90 pelanggar.

BACA JUGA : Pembunuh 51 Jemaah saat Shalat Jumat di Masjid, Minta Status Terorisnya Dikaji – Noktahmerah.com

“Untuk di tiga titik tersebut kira-kira per hari dapat mencapai 70-90 pelanggar prokes dengan beragam pelanggaran. Paling banyak tidak memakai masker. Selanjutnya memakai masker yang tidak sesuai anjuran pemerintah dan penggunaan mobil yang melebihi kapasitas di dalamnya,” kata Lolita.

Sanksi yang dikenakan berupa denda Rp250.000 atau bisa juga kerja sosial selama 60 menit seperti membersihkan area taman di Terminal Pinang Ranti.

Sanksi Berupa Kerja Sosial

“Jika sanksi denda tersebut dirasa berat, maka biasanya kami memberikan sanksi berupa kerja sosial, untuk memberikan efek jera,” kata Lolita.
Tidak hanya memberikan sanksi, tim gabungan juga memberikan masker kepada masyarakat yang tidak mematuhi prokes.

BACA JUGA : Satgas Yonif 512 Jalankan Ibadah Ramadan bersama Warga Perbatasan Papua – Javasatu.com

Tim gabungan menggencarkan patroli dan operasi pada sejumlah tempat usaha dan rumah makan. Untuk memastikan Protokol Kesehatan (prokes) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro berjalan dengan baik.

“Selanjutnya kami menggencarkan patroli terhadap tempat usaha dan rumah makan di Kecamatan Makasar. Dengan memberikan pemantauan dan peringatan terhadap pelaku usaha dan tempat makan agar selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Lolita.(ros)