Pengamat: Pelaku Rapid Test Antigen Bekas Perlu Ditindakan Tegas

  • Whatsapp
Rapid Test Antigen
Pengamat kepolisian Irjen Pol. (Purn) Sisno Adiwinoto. ANTARA/Dokumen Pribadi. (ANTARA/Dokumen Pribadi.)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pengamat Kepolisian Irjen Pol Purn Sisno Adiwinoto mengatakan perlu tindakan tegas bagi para pelaku penggunaan rapid test antigen bekas karena kejahatannya berdampak serius.

BACA JUGA : Dinkes Kabupaten Malang Sediakan Rapid Test Antigen di Tiap Pos Penyekatan – Nusadaily.com

“Yang harus dilakukan Polri adalah mengungkap jaringan pelaku sampai tuntas ke akar-akarnya. Jangan hanya pelaku tingkat pelaksana bawahnya saja tapi harus sampai ke pelaku utama,” kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Selain itu, perlu dijatuhkan vonis yang dapat menimbulkan efek jera kepada para pelaku sesuai asas keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi yang dapat menjadi pertimbangan hakim dalam memutuskan berat ringannya vonis di pengadilan berdasarkan niat dan kepedulian pelaku akibat yang ditimbulkan pada korban.

“Menggunakan rapid test antigen bekas dapat berakibat fatal bagi masyarakat. Apalagi lingkup distribusinya sangat luas sehingga pelaku seharusnya mendapat hukuman maksimal,” ujar dia.

BACA JUGA : Polisi Rapid Test Antigen Sopir Logistik di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi – Noktahmerah.com

Selain itu, dari aspek normatif, penggunaan peralatan rapid test antigen bekas. Dilakukan petugas Kimia Farma baik di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara maupun Bandara Soekarno Hatta dapat dikenakan Undang-Undang kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun.

Atau Undang-Undang perlindungan konsumen dengan ancaman hukuman lima tahun. Undang-Undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan yang mengatur larangan memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan persyaratan keamanan khasiat atau kemanfaatan serta mutu dengan ancaman pidana 10 tahun.

BACA JUGA : Moda Transportasi Dibuka, Penumpang Kereta Api Tawang Alun Wajib Sertakan Rapid Test Antigen – Beritaloka.com

“Pengenaan sanksi kumulatif berdasarkan pada ketentuan hukum tersebut dapat memberikan sanksi setimpal bagi pelaku. Kini saatnya aparat penegak hukum mencegah agar kejadian serupa tidak terjadi lagi diseluruh Indonesia,” katanya.(ros)