Pemerintah Dukung Penjaminan kepada Korporasi Padat Karya

  • Whatsapp
Bidang Ekonomi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
banner 468x60

Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Setelah meluncurkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sebelumnya direalisasikan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Pemerintah kembali memberi dukungan, kali ini kepada Korporasi Padat Karya yang dikategorikan Non-UMKM dan Non-BUMN. 

BACA JUGA: Hadapi New Normal, Geliat Inovasi Menuju Ekonomi Digital UMKM

"
"

Baca Juga

"
"

Dukungan tersebut dilakukan dengan skema penugasan kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII). Pengaturannya telah dimasukkan dalam Revisi Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam acara penandatanganan Program Penjaminan Korporasi dalam rangka PEN Rabu lalu (29/7) mengatakan skema penjaminan kredit modal kerja kepada korporasi akan diberikan pada kredit dengan plafon Rp10 Miliar sampai dengan Rp1 Triliun, dan ditargetkan menciptakan Rp100 Triliun Kredit Modal Kerja sampai dengan 2021.

Dirinya juga menjelaskan, dukungan ini tidak kalah penting karena korporasi pun mengalami kesulitan operasional maupun kesulitan keuangan akibat pandemi Covid-19. Terutama korporasi padat karya yang jika kesulitan beroperasi akan berdampak pada PHK.

“Program ini menjadi penting sebagai daya tahan agar korporasi bisa melakukan rescheduling, bahkan bisa meningkatkan kredit modal kerja. Terutama untuk sektor padat karya yang memperkerjakan banyak tenaga kerja,” kata orang nomer satu di kementerian perekonomian ini.

Post Terkait

banner 468x60