Pedagang Daging Sapi se Jadetabek Mogok Jualan, Ini Kata LaNyalla

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) melakukan aksi mogok perdagangan daging sapi di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) selama tiga hari ke depan. Hal itu tertuang dalam SE bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021 yang memuat rencana mogok jualan sejak Selasa (19/1) hingga Kamis (22/1).

Baca Juga

Kepala RPH Tunas Karya Pamulang, Suwandi mengaku akan menghentikan sementara usaha pemotongan hewan di RPH-nya. Ini sebagai bentuk aksi solidaritas pengusaha RPH terhadap pedagang daging sapi.

Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) melakukan aksi mogok perdagangan daging sapi di wilayah Jakarta. Lalu Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) selama tiga hari terhitung Sejak Tanggal 19- 22 Januari 2021. Ini sesuai dengan diterbitkannya Surat Edaran bernomor 08/A/DPD-APDI/I/2021.

Terkait hal tersebut, ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Pemprov DKI untuk merespon dengan cepat. Dan Tentu saja kondisi itu menyulitkan pedagang lantaran mereka kekurangan pasokan.

” Pemerintah DKI harus segera merespon kelangkaan daging konsumsi masyarakat. Saya meminta BUMD Dharma Jaya untuk dapat mengantisipasi. Untuk mengatasi kelangkaan daging kebutuhan masyarakat Jabodetabek,” kata LaNyalla dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (20/1/2021).

Disamping itu, LaNyalla juga meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga daging sapi.

“Kalau tidak segera diatasi maka akan timbul masalah yang panjang bagi masyarakat dan tidak normalnya pasar,” ujar LaNyalla.

Bukan hanya itu LaNyalla juga memohon kepada Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian segera mengevaluasi hal ini dan mengantisipasi jika terjadi hal yang sama di kemudian hari.

“Masalah ini kan bukan kali pertama terjadi. Semestinya bisa diantisipasi sejak awal jika dilakukan deteksi dini. Saya meminta hal ini tak terjadi lagi di kemudian hari,” pinta LaNyalla.(sir/aka)