Mentan Dorong Pengembangan Ternak Sapi Unggul

  • Whatsapp
Ternak Sapi Unggul
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat Meninjau proses Inseminasi Buatan (IB) dan transfer embrio (TE) pada sapi lokal dan sapi impor di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Bogor, Jawa Barat. (Kementerian Pertanian)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dorong pengembangan ternak sapi unggul. Ia meninjau proses Inseminasi Buatan (IB) dan transfer embrio (TE) pada sapi lokal dan sapi impor di Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Bogor, Jawa Barat. Di sana, Mentan memantau produksi benih dan bibit hingga perawatan sapi melalui sentuhan teknologi modern.

“Saya harap setiap tahun selalu ada akselerasi untuk menghadirkan bibit yang banyak semen beku nya dan inseminasinya bisa dilakukan secara masif,” ujar Mentan.

Baca Juga

Mentan mengatakan, akselerasi bibit ternak sapi unggul dan berkualitas ini merupakan perintah langsung dari Presiden dalam memenuhi kebutuhan gizi hewani masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian sebagai leading sektor pertanian dan peternakan berencana memperbanyak balai embrio ternak serupa di seluruh wilayah Indonesia.

“Salah satu yang harus kita kembangkan ke depan adalah memperbanyak embrio di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan tahun depan kita memiliki balai seperti ini di setiap provinsi,” katanya.

Menurut Mentan Syahrul, Balai Embrio Cipelang merupakan unit pelaksana teknis bidang peternakan dan kesehatan hewan yang modern dan memenuhi standar internasional. Balai ini mampu menghasilkan sapi unggul dengan sentuhan teknologi terbaru seperti laboratorium yang didukung dengan peralatan canggih dan mesin potong kuku elektrik.

“Standar yang ada di Cipelang ini adalah standar internasional. Dan ternyata saya lihat hasilnya sangat bagus dan sapinya besar-besar,” katanya.

Jumlah Ternak

Sebagai informasi, jumlah ternak di BET Cipelang saat ini mencapai 627 ekor, terdiri dari 211 ekor donor, 221 ekor resipien, 139 ternak muda serta 56 ekor anakan. Sapi donor merupakan sapi bibit betina sehat yang digunakan dalam produksi embrio untuk memenuhi persyaratan mutu yang telah ditetapkan dalam standar.

Kepala Balai Embrio Ternak Cipelang, Oloan Parlindungan Lubis menjelaskan, sapi donor merupakan sapi yang berasal dari berbagai rumpun sapi di Indonesia baik sapi lokal (PO/SO, Bali, Aceh, Pasundandan Madura) dan sapi eksotik (impor) seperti Simmental, Limousin, FH, Belgian Blue, Wagyu, Angus, Brangus dan Brahman.

Kata Oloan, embrio Cipelang merupakan benih ternak yang dihasilkan dari donor pejantan berkualitas ditunjang dengan SDM yang berkompeten serta perlengkapan modern.

“Seluruh embrio sapi yang hasilkan atau ditransferkan atau bahasanya bayi tabung, langsung didistribusikan ke seluruh Indonesia untuk meningkatkan mutu genetik ternak Indonesia,” pungkasnya.(sir)

Post Terkait

banner 468x60