Menparekraf: Protokol Kesehatan untuk Usaha Produktif dan Aman

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio menekankan pelaku hotel dan restoran meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan dilakukan agar usaha tetap produktif dan aman.

Hal ini disampaikan  Wishnutama Kusubandio saat memberikan Sosialisasi Kebijakan & Simulasi Protokol Kesehatan bagi Industri Parekraf di Masa COVID-19” di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Rabu 8 Juli 2020 kemarin.

Baca Juga

Dia sudah mengecek secara langsung protokol di restoran dan hotel yang menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Namun protokol kesehatan saja tidak cukup, karena perlu didukung kedisiplinan baik dari para stakeholder pariwisata, pelaku, dan wisatawan itu sendiri agar tidak menimbulkan gelombang kedua COVID-19.

 “Saya melihat langsung protokol kesehatan di Hotel JS Luwansa. Dari kesiapan kamar, restoran, buffet, dan lainnya. Saat melihat persiapan yang dilakukan dengan baik timbul rasa semangat dan optimisme untuk kebangkitan dari sektor pariwisata khususnya hotel dan restoran. Namun, perlu ditingkatkan terus dan dijaga kedisiplinannya sehingga sektor ini bisa produktif dan aman,” ujarnya dilansir Nusadaily.com.

Wishnutama  menambahkan penerapan protokol kesehatan tidak hanya untuk restoran yang berada di dalam hotel saja. Restoran yang berada di luar hotel juga perlu menunjukan keseriusan dan kedisplinannya dalam menerapkan protokol kesehatan kepada masyarakat dan konsumen. Ia menekankan bahwa protokol kesehatan jika dilakukan dengan baik, maka tidak hanya konsumen di Indonesia tapi juga bagi wisatawan mancanegara, akan meningkat kepercayaan.

 “Dalam pelaksanaanya nanti berdampak positif untuk membangun kembali kepercayaan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara. Dan penerapan protokol kesehatan secara disiplin diharapkan bisa segera memulihkan sektor pariwisata yang paling terpuruk dari berbagai sektor yang ada di tanah air,” ujar orang nomer satu di kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dirinya juga  berharap dukungan semua pihak mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, dan  masyarakat. Kedepan Wishnutama berharap penerapan protokol kesehatan di subsektor MICE yang telah disiapkan juga segera dilaksanakan.

Sementara itu disaat  yang sama, Ketua PHRI Haryadi Sukamdani menyatakan hotel dan restoran menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan  pemerintah. Industri juga melaksanakan panduan pencegahan protokol kesehatan baik dari tata cara penyajian makanan di buffet, aktivitas di kolam renang, dan serta penggunaan fasilitas kebugaran.

“Kita siap, karena saat ini industri pariwisata khususnya hotel dan restoran merupakan industri yang paling siap menjalankan protokol kesehatan. Mewakili seluruh industri hotel dan restoran, kami menyampaikan terimakasih kepada Menparekraf dan jajaran Kemenparekraf dan Kemenkes yang terus mensupport. Kami sadari kita dalam satu perahu yang sama untuk mengatasi masa yang sulit ini,” katanya.

Haryadi juga menjelaskan, saat ini situasi  terpenting bagaimana mengembalikan demand. Untuk itu peran pemerintah dianggap penting untuk melakukan kegiatan-kegiatan di dalam hotel kembali seperti meeting dan perjalanan.(sir/wan)

Post Terkait

banner 468x60