Melihat Parpol Saling Klaim Berjaya di Pilkada 2020

  • Whatsapp
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemilihan Kepala Daerah, (Pilkada)   serentak 9 Desember 2020, memang telah usai. Partai politik (parpol) pengusung Cakada, saling mengklaim pasangan calon (paslon) yang diusungnya berjaya di Pilkada.

Pilkada 2020 sendiri diikuti oleh 270 daerah, baik provinsi, kabupaten maupun kota. Semua partai politik, mulai dari PDIP, Golkar, Gerindra, NasDem, PKB, PPP, PKS, PAN hingga Partai Demokrat pun telah berlomba-lomba memenangkan paslonnya di Pilkada ini.

Baca Juga

BACA JUGA: Bentrok Polisi-FPI, Begini Kata Kader Parpol di DPR

Usai pemungutan suara yang digelar pada 9 Desember lalu, parpol-parpol pun saling pamer paslonnya memenangkan pemilihan. Meskipun, penghitungan suara resmi oleh KPU belum final.

Para parpol mengklaim kemenangan itu berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan tim internalnya maupun lembaga survei. Namun, ada pula yang mengaku kemenangan paslonnya didasarkan pada real count di lapangan.

Golkar

Golkar salah satunya. Golkar mengklaim mendominasi kemenangan di Pilkada 2020. Setidaknya, 165 dari 270 daerah yang menggelar Pilkada diklaim dimenangkan paslonnya berdasarkan .

“Menurut hitung cepat (quick count) dari 270 wilayah yang menggelar pemilihan kepala daerah, pasangan yang didukung Golkar memenangi 165 daerah,” ujar Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulis, Kamis (10/12/2020).

Airlangga mengklaim Golkar berhasil mengantongi 61,11 persen dari jumlah suara di Pilkada 2020. Angka tersebut sudah melampaui target sebesar 60 persen.

Dari pemilihan gubernur di sembilan provinsi, Golkar sudah memastikan kemenangan calon yang didukungnya di enam daerah. Enam daerah itu yakni Jambi, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Tengah. Ia menyebut saat ini Golkar sudah berada di atas angin.

“Empat untuk posisi gubernur dan dua untuk posisi wakil gubernur. Capaian ini mengungguli partai-partai lainnya,” ujarnya.

Airlangga mengatakan, Golkar juga meraih kemenangan di ratusan kabupaten dan kota. Misalnya di Tangerang Selatan dan Medan.

PKS

Hal senada juga disampaikan PKS. PKS mengklaim menang di 120 daerah yang menggelar Pilkada 2020.

“Dari 70-75 persen data yang masuk, alhamdulillah PKS memenangkan di 120 daerah. Secara progresif terus kita pantau. Mudah-mudahan target yang dicanangkan 60 persen menang di Pilkada bisa tercapai,” kata Sekretaris Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPP PKS Laode Muhammad Rahmat Zaadi dalam paparannya di DPP PKS, Jakarta, seperti ditulis detikcom, Kamis (10/12/2020).

Rahmat mengungkapkan, PKS menorehkan hasil positif di beberapa daerah, yakni Pilwalkot Depok dan Pilgub Sumbar. Sementara wilayah lain yang menjadi barometer nasional, Rahmat menyebut datanya masih terus berjalan.

“Beberapa masih kejar-kejaran, dan ini masih 70-75 persen,” papar Rahmat.

Partai Demokrat

Tak mau kalah dari Golkar dan PKS, Partai Demokrat juga mengklaim kemenangannya di Pilkada 2020. Demokrat mengaku calon kepala daerahnya di 147 daerah memenangi Pilkada 2020 berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count.

“Berdasarkan data yang masuk sesuai hasil hitungan cepat di daerah-daerah Pilkada baik yang bersumber dari struktur partai, paslon, maupun lembaga survei yang dipercaya melakukan quick count, kami bersyukur dan berbahagia apa yang menjadi target kemenangan Partai Demokrat dapat tercapai bahkan terlampaui,” ujar Sekretaris Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani dalam keterangan tertulis, Kamis (10/12/2020).

Dari 147 daerah itu, 4 di antaranya merupakan provinsi yang menggelar pemilihan gubernur (pilgub). Empat daerah yang diklaim menang itu yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Bengkulu, dan Sulawesi Tengah.

Sementara, untuk pilkada di kabupaten dan kota, Kamhar mengklaim partainya memperoleh kemenangan di 143 daerah berdasarkan hasil quick count.

Dari kemenangan di pilwalkot maupun pilbub itu, Kamhar mengaku 57 persen di antaranya merupakan kader sendiri. Sementara 43 persen lainnya merupakan non-kader.

“Sementara untuk pilkada kabupaten/kota, dari 241 pilkada yang diikuti sebagai pengusung dan pendukung, Partai Demokrat memperoleh kemenangan di 143 daerah atau sebesar 57% daerah pilkada yang diikuti atau 55% dari 261 pilkada kabupaten/kota yang berlangsung,” ujarnya.

BACA JUGA: Ketua NasDem Jember: Solidkan Koalisi Amankan Suara Menang Pilkada

NasDem

Klaim kemenangan juga datang dari Partai NasDem. NasDem mengklaim berhasil menang di 132 wilayah yang menggelar Pilkada 2020.

“Dari data sementara yang telah masuk, pasangan kepala daerah yang diusung oleh NasDem menang di 4 provinsi dan 128 kabupaten/kota,” kata Sekjen NasDem Johnny G Plate dalam keterangan tertulis, Kamis (10/12/2020).

Johnny menyebut pihaknya mengusung 266 pasangan calon kepala daerah dari 270 daerah yang menggelar Pilkada 2020. Dari 260, data yang masuk sebanyak 222 daerah menunjukkan kemenangan NasDem hampir 60 persen.

“Data yang sudah masuk sebanyak 222 dan sisanya 44 daerah masih kami tunggu. Persentase kemenangannya 59,46 persen. Tapi ini masih data sementara,” ucap Johnny.

Lebih lanjut Johnny juga menyebut NasDem meraih keunggulan di 4 provinsi terkait pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Total ada 90 kader NasDem yang meraih hasil positif di pilkada tahun ini dengan rincian 1 gubernur, 2 wakil gubernur, 47 bupati/wali kota, 32 wakil bupati/wakil wali kota, dan 4 pasangan calon.

Untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, NasDem mengklaim menang di empat provinsi. Keempatnya adalah Sulawesi Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kepulauan Riau (Kepri).

“Totalnya ada 90 kader NasDem yang meraih hasil positif dari pilkada tahun ini,” imbuh Johnny.(han)