KKP Siapkan Stiker Khusus Angkutan Logistik Perikanan di Masa Larangan Mudik

  • Whatsapp
angkutan perikanan
Stiker khusus yang disiapkan KKP untuk mobil Angkutan Logistik perikanan dalam masa larangan mudik. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan memudahkan kelancaran angkutan logistik ikan menjelang Idul Fitri 1442, dengan menyiapkan stiker khusus untuk angkutan tersebut selama pemberlakuan larangan mudik mulai 6-17 Mei 2021.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti mengatakan, penggunaan striker tersebut adalah sebagai pembeda antara mobil pengangkut logistik (Produk Perikanan) dengan Mobil angkutan umum lainnya.

Baca Juga

Pihaknya memastikan mobil angkutan logistik perikanan akan tetap dapat melintas dengan aman selama pelarangan tersebut.

“Kita (PDSPKP) sudah berkoordinasi dengan Korlantas dan Perhubungan,” kata wanita yang akrab disapa Artarti.

Artati juga berharap, agar mobil berstiker tersebut dapat membawa komoditas perikanan sampai ke berbagai daerah.

“Kita minta ke Satgas, Perhubungan Darat, Polri agar mobil berstiker (mobil logistik) diperbolehkan melintas dan tidak mengalami kendala,” tuturnya

Tak hanya ke aparat yang berwenang di jalan raya, Artati memastikan pihaknya juga telah bersurat ke pemerintah daerah agar dapat memberikan akses di pintu keluar/masuk wilayah mereka bagi kelancaran pengiriman dan distribusi hasil kelautan dan perikanan. Bahkan, dia siap mengikuti pelaksanaan protokol kesehatan dan Standar Operasional Prosedur sebagaimana yang ditetapkan di daerah.

“Intinya untuk memudahkan implementasi di lapangan, kita telah menyiapkan stiker untuk ditempel pada moda angkutan sebagai tanda pengenal bagi kendaraan yang mengangkut/mendistribusikan Hasil Kelautan dan Perikanan,” tandas Artarti

Sebagai informasi, per hari ini, Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberlakukan penyekatan di sejumlah lokasi untuk mengawasi pelaksanaan larangan mudik. Total 1.313 personel disebar di 31 titik pos pengamanan di perbatasan DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). 31 titik tersebut terdiri dari 17 check point dan 14 lokasi penyekatan.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono memprediksi kebutuhan ikan akan naik pada tujuh hari setelah Lebaran. KKP kata dia, telah mengantisipasi dengan memastikan ketersediaan pasokan di momen tersebut. Berdasarkan analisis data tahun lalu dan prognosa 2021, perkiraan kebutuhan ikan selama April–Mei 2021 sebesar 2.522.500 ton dan ketersediaan sebesar 2.696.000 ton.(sir/lna)