Kemlu RI Beri Imbauan Bagi WNI yang Berencana Mengunjungi Arab Saudi

  • Whatsapp
Arab
Jemaah menunaikan umrah di Masjidil Haram di Mekah sambil mematuhi protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak sosial setelah pemerintah Arab Saudi melonggarkan pembatasan terkait pembendungan penularan penyakit virus corona baru (COVID-19) di kota suci umat Islam ini pada 3 Oktober 2020. (VIA (REUTERS/MINISTRY OF HAJJ AND UMRAH)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kementerian Luar Negeri RI, Rabu, mengeluarkan imbauan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang berencana mengunjungi Arab Saudi, menyusul pengumuman pemerintah kerajaan itu untuk menangguhkan izin masuk penumpang dari 20 negara.

“WNI yang telah merencanakan perjalanan ke Arab Saudi diimbau untuk terus memantau perkembangan kebijakan Pemerintah/Otoritas Arab Saudi,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan resmi.

Baca Juga

BACA JUGA: Arab Saudi Larang Sementara WNA Dari 20 Negara Masuk Kerajaan – Nusadaily.com

Kemlu RI menyediakan informasi kebijakan perjalanan terkini, baik dari Arab Saudi maupun negara-negara lain di seluruh dunia, yang dapat diakses melalui aplikasi Safe Travel.

Selain itu, perwakilan RI di Arab Saudi juga membuka layanan telepon di nomor +966569094526 atau +966569173990 untuk KBRI Riyadh, dan +966503609667 untuk KJRI Jeddah.

BACA JUGA: Prancis Laporkan 23.337 Kasus Baru COVID-19 – Noktahmerah.com

Kebijakan imigrasi baru Arab Saudi berlaku secara efektif mulai 3 Februari 2021 pukul 21.00 waktu setempat hingga waktu yang belum ditentukan, demikian kata Kemlu RI.

Menurut laporan Reuters yang mengutip Kantor Berita Nasional, Rabu pagi waktu Jakarta, Arab Saudi melarang masuk pengunjung dari 20 negara untuk membantu menekan penyebaran COVID-19.

BACA JUGA: Arab Saudi Larang Sementara WNA Dari 20 Negara Masuk Kerajaan – Imperiumdaily.com

Namun larangan ini tidak berlaku bagi diplomat, warna negara Arab Saudi, tenaga medis, serta keluarga mereka, kata Reuters.

Adapun ke-20 negara yang masuk ke dalam daftar:

  1. Argentina
  2. Uni Emirat Arab (UAE)
  3. Amerika Serikat
  4. Brazil
  5. Jerman
  6. Inggris
  7. Jepang
  8. Italia
  9. Pakistan
  10. Irlandia
  11. Portugal
  12. Turki
  13. Afrika Selatan
  14. Swedia
  15. Swiss
  16. Perancis
  17. Lebanon
  18. Mesir
  19. India
  20. Indonesia.(eky)