Kementerian PUPR Bangun Rusun Universitas Muhammadiyah Jambi

  • Whatsapp
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid. ANTARA/HO-Dok Ditjen Perumahan Kementerian PUPR
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan telah memulai proses pembangunan rumah susun Rusun Universitas Muhammadiyah Jambi yang rencananya akan dibangun sebanyak satu menara dengan 43 unit hunian.

“Kementerian PUPR akan terus melakukan peningkatan mutu pendidikan, salah satunya pembangunan rumah susun sebagai asrama mahasiswa,” kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam rilis di Jakarta, Kamis.

Baca Juga

BACA JUGA : PUPR: Konstruksi Tol Semarang-Demak Tetap Lindungi Kawasan Mangrove – Nusadaily.com

Menurut Khalawi, pembangunan rusun untuk mahasiswa merupakan bagian dari pelaksanaan Program Satu Juta Rumah yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Para mahasiswa yang merupakan generasi milenial itu, ujar dia, diharapkan dapat belajar tinggal di hunian vertikal saat menuntut ilmu di bangku perguruan tinggi.

BACA JUGA : Menteri PUPR Targetkan Konstruksi Tol Cisumdawu Tuntas Akhir Tahun Ini – Imperiumdaily.com

Sementara itu Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sumatera IV Indra M Sutan menyatakan RusunUniversitas Muhammadiyah (UM) Jambi akan dibangun sebanyak satu menara setinggi tiga lantai.

Selain itu Indra juga memaparkan bahwa unit hunian yang dibangun adalah tipe 24 yang berjumlah 43 unit.

BACA JUGA : Refocusing, Anggaran Ditjen Cipta Karya PUPR 2021 Menjadi Rp25,89 Triliun – Noktahmerah.com

Anggaran Pembangunan

Ia juga mengungkapkan anggaran pembangunan fisik rusun tersebut adalah Rp13,68 miliar. Sedangkan untuk pengadaan beragam mebel atau perabotan masih dalam tahap proses tender.

“Kami akan melengkapi rusun ini dengan fasilitas furnitur seperti tempat tidur, lemari, meja dan kursi belajar,” ujarnya.

Indra mengutarakan harapannya agar semua tenaga kerja dalam proses pembangunan bisa tetap mematuhi protokol kesehatan dan bekerja sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan.

Sebelumnya juga telah diwartakan bahwa Kementerian PUPR pada tahun 2021 ini bakal membangun sebanyak tiga rumah susun untuk sejumlah lembaga pendidikan berbentuk yayasan dan keuskupan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).(lal)