Kemenkeu Bentuk LPI, Komisi X DPR RI Dorong Pemerintah Tingkatkan Investasi

  • Whatsapp
Ketua Komisi X DPR RI Dito Ganinduto.
banner 468x60

NUSADAILY.COM- JAKARTA – Ketua Komisi X DPR RI Dito Ganinduto mengatakan pembentukan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA) dapat meningkatkan dan mengoptimalisasi nilai investasi pemerintah pusat. Yang dikelola secara jangka panjang dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan, meningkatkan Foreign Direct Investment, serta mendorong investasi.

Baca Juga

Hal tersebut disampaikan saat dirinya memimpin rapat kerja masa Sidang III Tahun 2020- 2021 komisi X. Bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Jajaran Senin 25 Januari 2021.

Dikatakannya bahwa LPI yang
dibentuk berdasarkan mandat dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja memberikan satu harapan. Atas pemenuhan kebutuhan pembiayaan pembangunan dan peningkatan Foreign Direct Investment di Indonesia ke depan.

“Langkah cepat pembentukan LPI ini atas dasar mandat UU Cipta Kerja telah ditindaklanjuti dengan ditetapkannya peraturan turunan melalui PP 73 Tahun 2020 dan PP 74 Tahun 2020. Saya optimis dengan dibentuknya LPI ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah momentum perbaikan perekonomian nasional akibat pandemi COVID-19 dan sebagai katalis investasi dan terbukanya lapangan pekerjaan baru,” ujar Dito.

Ini Kewenangan LPI

Dalam kesempatan tersebut, Dito mengingatkan agar kewenangan yang diberikan kepada LPI dalam bentuk penempatan dana dalam instrumen keuangam. Penata usahaan aset, pengelolaan aset, penentuan calon mitra investasi. Kemudian melakukan kerjasama dengan pihak lain termasuk entitas dana perwalian (trust fund).

“Memberikan dan menerima pinjaman betul-betul dilaksanakan dengan tata kelola yang baik. Prudent, profesionalisme, dan tetap mengendepankan prinsip kehati-hatian yang berimplikasi terhadap kepercayaan dari para investor global,” tegas Dito.

Dito merasa optimis dengan model dan struktur LPI ini akan banyak investor asing. Yang akan tertarik menanamkan modalnya melalui di LPI melalui berbagai proyek strategis. Yang memiliki return investasi yang menarik di Indonesia.

“Karena sistem pengawasan yang didesain sangat baik akan menjadi kunci keberhasilan dari pelaksanaan pengelolaan LPI ini,” papar Dito.

Sebagai informasi, lahirnya LPI bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan nilai investasi yang dikelola secara jangka panjang. Dalam rangka mendukung pembangunan secara berkelanjutan. Pemerintah telah mempersiapkan modal awal sebesar Rp15 triliun. Dari total pemenuhan modal sebesar Rp75 triliun yang sisanya akan dilakukan secara bertahap.(sir/aka)