Empat Anak Depok yang Diculik Modus e-sport Ditemukan, Pelaku Kabur

  • Whatsapp
penculikan anak di depok
Kapolres Metro Depok, Kombes Azis Andriansyah pada Selasa (31/12/2019).(KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARI)
banner 468x60

NUSADAILY.COM-DEPOK – Empat anak yang dikabarkan diculik di Depok pada Sabtu 27 Juni 2020 lalu udah ditemukan. Mereka ditemukan dalam kondisi sehat di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.

Kapolres Metro Depok Kombes Azis Andriansyah menyebutkan bahwa 4 anak yang sebelumnya diduga diculik dari Sukmajaya, Depok, telah ditemukan. Mereka ada di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga

Anak-anak itu ditemukan dalam kondisi baik-baik saja. Meski demikian, pelaku melarikan diri. “Kami sudah mengamankan korban, yang penting anak-anak itu selamat. Pelaku melarikan diri sampai sekarang masih kita kejar. Tapi yang penting korban berhasil ditemukan dan selamat semua. Dan bisa kami kembalikan ke orangtua,” jelas Azis kepada wartawan pada Senin 29 Juni 2020 sore dikutip dari Kompas.com.

“Kami lanjutkan dengan trauma healing, pengecekan apakah dilakukan sesuatu yang tidak baik. Tapi, alhamdulillah, sejauh ini baru dibawa lari saja,” imbuh dia.

Baca pula: Delapan Anak di Depok Diculik Modus e-sport, Empat Berhasil Kabur

Sebagai informasi, sebelumnya ada 8 anak rentang usia 11-13 tahun yang diculik pria tak dikenal. Ketika mereka bermain bentengan di salah satu area parkir dekat Pasar Agung, Sukmajaya, Sabtu (27/6/2020) lalu.

Pria itu mengajak mereka ikut turnamen multiplayer game online atau e-sport di bilangan Margonda. Mereka bersembilan berangkat bersama menggunakan angkot. Mereka sempat turun di dekat fly over UI untuk menyambung perjalanan dengan angkot tujuan lain.

Merasa tidak beres karena seharusnya mereka turun di Margonda, 4 anak memberanikan diri untuk kabur. Empat anak lainnya gagal melarikan diri Sabtu malam itu karena ketakutan oleh ancaman kekerasan dari pelaku. Hingga akhirnya ditemukan di Kramat Jati.

“Dari keterangan 4 anak yang kabur, kami telusuri ciri-ciri pelaku dan kami kejar ke arah mana dia. Karena menggunakan angkot, kami kejar ke terminal-terminal,” ungkap Azis.

“Kami kemudian menyisir, salah satunya menyisir di satu lokasi di Pasar Induk Kramat Jati. Di sana ada rombongan anak dan diduga kemarin merupakan bagian dari penculikan itu,” tambah dia. (yos)

Post Terkait

banner 468x60