Dorong Inovasi Digital , Kominfo gelar Gerakan 1000 Star Up Digital di 17 kota

  • Whatsapp
Dorong Inovasi Digital
Gerakan 1000 Star Up Digital (Ist)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Guna mendorong inovasi anak bangsa untuk penguatan ekosistem ekonomi digital di Indonesia selama pandemi Covid-19, Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong penguatan literasi digital dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

Hak tersebut di kemukakan menteri Kominfo Jhonny G Plate saat  Pembukaan Batch 4 Ignition Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, dari Jakarta, Sabtu kemarin (12/09/2020).

Baca Juga

BACA JUGA: Menkominfo Tancap Gas Sahkan RUU Perlindungan Data Pribadi

“ Kementerian Kominfo pun sedang melakukan percepatan transformasi digital yang menitikberatkan pada empat poin utama yaitu pembangunan infrastruktur telekomunikasi, keamanan, dan perlindungan data pribadi, pembangunan SDM atau talenta digital, serta regulasi digital yang mumpuni,” tutur Menteri Kominfo Johnn G. Plate.

Menurut dirinya ,  saat Covid-19 terjadi, tidak semua startup digital di Indonesia dapat bertumbuh. Namun, ada juga beberapa startup yang mengalami tekanan, khususnya startup digital di sektor pariwisata, perhotelan, maritim, dan transportasi.

Meskipun demikian, Menteri Kominfo menyatakan ada beberapa startup yang dihasilkan dari program 1.000 Startup Digital banyak membantu pemecahan masalah di daerah.

“Salah satunya adalah Startup Jahitin asal Surabaya, yang pada awal Covid-19 terjadi turut membantu pengadaan alat pelindung diri (APD) di Indonesia pada saat itu,” ungkapnya.

Menteri Johnny juga menyebutkan startup Tumbasin asal Semarang, yang memanfaatkan teknologi digital untuk membantu pedagang pasar agar tetap berjualan dan mengantarkan produk pasar kepada pelanggan secara aman.

“Inilah mengapa invensi, dan inovasi dibutuhkan untuk terus membantu perputaran ekonomi di dalam negeri, terutama di daerah dapat tetap berjalan,” jelasnya.

Mengutip data Badan Pusat Statistik, Menteri Kominfo menyatakan ekonomi Indonesia triwulan 2 tahun 2020 terhadap triwulan 2 tahun 2019, mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 5,32% year-on-year.

“Sektor informatika bertumbuh dua digit dari 9,6% pada kuartal pertama tahun 2020 menjadi 10,88% pada kuartal kedua tahun 2020. Ini gambaran optimis, harapan, dan peluang perkembangan sektor komunikasi dan Informatika, khususnya ekonomi digital di tengah badai krisis Covid-19,” paparnya.

Oleh karena itu, Menteri Johnny menegaskan melalui Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital, Kementerian Kominfo berkomitmen membentuk pembangunan SDM atau talenta digital yang terfokus pada 3 target peserta, yaitu calon chief startup founder, founder startup pemula, serta individu berkeahlian spesifik yang dapat membantu berjalannya startup pemula.

Tujuan Program

Program Gerakan Nasional 1.000 Startup ini bertujuan untuk mencari 10 startup pemula terbaik di setiap kotanya untuk dapat dibantu berkembang dan menjadi pionir problem solver di daerah masing-masing.

BACA JUGA: WFH, Menkominfo Tekankan Protokol Kesehatan

“Harapannya, tentu program ini dapat menghantarkan Indonesia untuk menghasilkan 1, 2, atau bahkan 3 unicorn baru pada tahun 2025,” ujar Menteri Kominfo.

Program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital akan berlangsung selama 3 bulan ke depan di 17 Kota di Indonesia, diantaranya adalah Jakarta, Bandung Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bali, Lombok, Kupang, Jayapura, Manado, Makassar, Balikpapan, Pontianak, Medan, Batam, dan Pekanbaru.(sir)