Disindir ‘Loyo’, Kasatpol PP DKI Bantah Biarkan Baliho Rizieq Shihab

  • Whatsapp
baliho habib FPI rizieq
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin. (Image: Tribunjakarta)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Beberapa elemen masyarakat dan sejumlah politisi sebut Pol PP DKI Jakarta loyo bahkan memble. Menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP DKI Arifin, pihaknya mengaku ikut bergerak menurunkan baliho Habib Rizieq Syihab. Arifin menyebut Satpol PP ikut terlibat dalam penurunan baliho tersebut.

Baca Juga

BACA JUGA: Menyalahi Aturan, Baliho Habib Rizieq Diturunkan

“Ya sebenarnya kan turunnya juga bisa dilihat juga ada beberapa anggota juga yang ada di sana kan, anggota Satpol PP-nya juga ada, ya dilihat dong di videonya ya. Iya, dilihat saja di videonya. Kita selalu bersama kok, kita bersama 3 pilar TNI,” kata Arifin saat dihubungi, Minggu (22/11/2020).

Arifin merujuk pada video yang memperlihatkan sejumlah anggota TNI menurunkan baliho Habib Rizieq. Dia mengatakan Satpol PP selama ini sudah menjalankan tugasnya. Namun, baliho-baliho Habib Rizieq, sebut Arifin, selalu kembali dipasang setelah dicopot Satpol PP.

“Ya tentu kita selalu menjalankan apa yang memang sudah ketentuan kita, bahwa kita memang sudah lakukan sebagaimana seperti tempat-tempat yang lain, ada yang diturunkan sudah, kita turunkan, kemudian pasang, turunkan, pasang dengan tema-tema yang berbeda. Tetap akan kita turunkan juga. Kita akan terus lakukan penurunan. Kita akan terus tetap lakukan penurunan terus,” ungkapnya.

Arifin juga membantah pihaknya melakukan pembiaran terhadap spanduk atau baliho Habib Rizieq.

“Tidak ada pembiaran, tadi saya katakan kita sudah melakukan penindakan, sudah diturunkan, kemudian terpasang lagi, seperti itu,” jelas Arifin.

Sebelumnya, TNI turun tangan mencopot sejumlah baliho bergambar Habib Rizieq Syihab (HRS) di Petamburan, Jakarta. Seharusnya itu merupakan tugas Satpol PP. Ketua DPP PKB yang juga Wakil Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang mengkritik Satpol PP DKI yang dinilai tidak bertaji.

“Yang kita sayangkan itu sebetulnya (tugas) Satpol PP. Tugas menurunkan baliho-baliho seperti itu memang bukan tugas Pak Dudung (Pangdam Jaya Mayjen TNI Abdurachman). Tidak selayaknya dia, itu tugas Satpol PP,” kata Marwan ketika dihubungi, Jumat (20/11/2020).

“Tapi Satpol PP kita ini lho kok loyo, memble?” lanjutnya.

BACA JUGA: TNI – Polri Dampingi Pol PP Copot Baliho Rizieq, FPI Tak Berdaya Cuma Bisa Pasrah

PDIP DKI Jakarta turut sepakat dengan PKB yang menilai Satpol PP loyo soal penurunan baliho Habib Rizieq Syihab. Menurut PDIP, TNI turun tangan karena Pemprov DKI tak konsisten menegakkan aturan.

“Kalau bicara baliho, bendera spanduk, kan sudah ada aturan. Kenapa sekarang terjadi semrawut, karena Pemprov tidak konsisten dalam penegakan aturan itu. Persoalan di situ, kalau PKB anggap Satpol PP loyo dan sebagainya, ya karena Satpol PP tidak konsisten dalam menegakkan aturan,” ucap Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono, saat dihubungi, Sabtu (22/11).(jib)

Post Terkait

banner 468x60