Dede Yusuf: PJJ Belum Efektif, Butuh Perhatian Pemerintah Dalam Konsep Bantuan

  • Whatsapp
pendidikan daring masih belum efektif
Anggota DPR RI Dede Yusuf Macan Effendi. Foto Ist
banner 468x60

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi menyatakan bahwa Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) atau daring masih belum efektif.

BACA JUGA: Pembelajaran Daring di Bangka Terkendala Jaringan Internet

Baca Juga

“Apakah pendidikan daring efektif atau tidak jawabannya, harus jujur memang tidak efektif. Karena apapun ketika melakukan sesuatu tang sifatnya darurat tentu pasti ada ketidakefektifan,” ujar Dede kepada wartawan di Jakarta, Senin 26 Oktober 2020.

Dede Yusuf menjelaskan, kita memiliki konsep bahwa untuk satu tahun ke depan maka fungsi daring ini harus lebih dikuatkan. “Salah satunya adalah dengan penguatan signal untuk beberapa daerah dan wilayah. Kedua adalah penguatan dukungan pulsa dan kuota,” ungkapnya.

Lanjut Dede, sudah harus dilakukan pembelajaran melalui media televisi dan radio. Juga membuat aplikasi-aplikasi yang gamang dan mudah untuk dikerjasamakan dengan murid-murid.

“Yang berikutnya adalah bagaimana pembelajaran tidak terlalu terbebani kan, karena banyak dari kita menerima masukan-masukan murid yang stres karena pembelajaran daring,” tuturnya.

Kemudian politisi Demokrat ini menerangkan, tentu saja adalah tantangan untuk bisa memberikan dukungan handphone.

“Ya memberikan gawai atau handphone atau tablet kepada murid-murid terutama yang tidak memiliki gawai ini. Semua tentu memerlukan proses dan akan kita kawal terus,” katanya.

BACA JUGA: Bangkitkan Motivasi Siswa Belajar Daring, Ning Ita Terjun Langsung Mengajar

Dede Yusuf menyadari bahwa dalam kurun satu tahun ini begitu banyak gagasan dan ide yang ingin disampaikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, namun terhalang oleh adanya pandemi.

“Sehingga program-program ini belum bisa berjalan dengan baik. Mengenai penambahan anggaran, tentunya kita upayakan fokus pada pembelajaran jarak jauh,” pungkasnya. (Dan/Ian)