Anggota Komisi XI DPR RI Sesalkan Kebijakan Impor Bawang Putih

  • Whatsapp
bawang putih
Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir. (istimewa)
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan impor bawang putih sebanyak 76.568 Ton dengan alasan memenuhi stok bulan Mei sebelum dan pasca lebaran.

Anggota Komisi XI DPR RI Achmad Hafisz Tohir menyesalkan kebijakan tersebut. Menurutnya, Impor bawang putih dalam jumlah besar tersebut telah mencederai kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional.

Baca Juga

BACA JUGA: Pemerintah Musnahkan Bibit dan Impor Ayam, Johan Rosihan: Kebijakan Aneh!

“Sama sekali tidak ada konsep ketahanan pangan,” sesal Achmad Hafisz Tohir dalam keterangan tertulisnya Minggu (16/5/2021).

Dia juga mengatakan, sungguh ironis impor tersebut dilakukan justru di tengah kemajuan teknologi dan tersedianya lahan yang sangat luas di Nusantara.

“Bangsa yang sudah bertahun-tahun merdeka malah tidak bisa menanam bawang putih untuk kebutuhan di dalam negeri,” katanya.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Tegas di Kanigoro Malang, Tak Perlu Impor Beras

Masih kata Achmad Hafisz Tohir, skema impor hanya akan menambah beban keuangan negara dan beban penderitaan rakyat.

“Apalagi, porsi utang akan semakin banyak untuk membiayai impor, ” Pungkasnya. (sir/lna)