Anggaran Bina Marga 2021 Kena Refocussing Rp7 Triliun

  • Whatsapp
Tangkapan layar - Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (27/1/2021). ANTARA/Aji Cakti
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkirakan kemungkinan anggaran tahun ini akan kena refocussing sekitar Rp7 triliun.

“Adapun mengenai refocussing kira-kira kita akan kena Rp7 triliun untuk tahun ini,” ujar Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu.

Baca Juga

BACA JUGA : Paslon Lakukan Pelanggaran TSM, Bawaslu Berhak Diskualifikasi – Nusadaily.com

Menurut Hedy, refocussing ini akan difokuskan pada pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya pembangunan.

“Namun untuk program Padat Karya dan sebagainya kami berusaha secure atau tidak ada refocussing,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa hal-hal yang bersifat pembangunan atau kesiapan pembangunan. Di mana desainnya belum siap maka Bina Marga akan menundanya.

BACA JUGA : Menteri PUPR: Target Serapan Anggaran Triwulan I Tahun Ini 20 Persen – Noktahmerah.com

“Terkait hal (refocussing) ini, kami masih sedang membahasnya,” kata Dirjen Bina Marga tersebut.

Dalam paparannya, Hedy menyampaikan bahwa pagu anggaran Bina Marga pada tahun ini sebesar Rp53,96 triliun, dengan alokasi Rp51,35 triliun untuk program infrastruktur konektivitas dan Rp2,61 triliun bagi program dukungan manajemen.

BACA JUGA : Anggaran Pertanian Dipangkas, Johan: Tak Boleh Ada Pemotongan Apapun Alasannya – Imperiumdaily.com

Untuk alokasi program infrastruktur konektivitas sebesar Rp51,35 triliun, terdiri dari alokasi pembangunan jalan sebesar Rp15,96 triliun, pembangunan jembatan dan flyover/underpass Rp7,29 triliun. Kemudian preservasi jalan dan jembatan Rp24,58 triliun serta pembangunan jalan tol Rp3,52 triliun.

Sedangkan untuk program padat karya tunai, bagian dari program preservasi jalan dan jembatan, dialokasikan sebesar Rp3,01 triliun. Yang terdiri dari padat karya rutin jalan dan jembatan Rp1,51 triliun dan revitalisasi drainase Rp1,50 triliun.(lal)