Ahmad Ali Waketum NasDem: Kalau Moeldoko Ditegur Jokowi, Salahnya Dimana Ya?

  • Whatsapp
Ahmad-Ali
Ahmad-Ali
banner 468x60

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ahmad Ali, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, meragukan dan  mempertanyakan klaim politikus Partai Demokrat Andi Arief, bahwa Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sudah ditegurJokowi terkait rencana kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

“Pertanyaan kita, kalau kemudian Pak Moeldoko ditegur, salahnya apa dan dimana ya?” kata Ali, Jumat (5/2).

Baca Juga

BACA JUGA : Ahmad Ali Waketum NasDem, Beri Maaf Ketua PSI SurabayaNusadaily.com

Ali mengatakan Moeldoko telah memberikan penjelasan soal isu kudeta terhadap AHY secara terbuka ke publik. Menurutnya, Moeldoko juga telah membantah isu yang mengatakan ingin mengambil alih kepemimpinan Demokrat.

“Ini kan secara terbuka Pak Moeldoko mengakui bahwa benar ketemu, didatangi beberapa kader Demokrat. Lalu, Moeldoko sudah membantah bahwa tidak ada rencana mengambil alih Demokrat. Nah menurut saya sampai pada tahap itu clear,” ujarnya.

Meski begitu, Ali mengaku tidak mengetahui secara pasti apakah Jokowi benar sudah menegur Moeldoko. Ia mengaku juga belum mendengar kabar Moeldoko sudah tegur oleh Jokowi.

BACA JUGA : Suyadi Anggota DPRD Kota Malang dari NasDem Tinjau Sekolah Ambrol, BPBD dan Camat Sukun Turun TanganImperiumdaily.com

“Tapi kebenaran itu saya enggak tahu. Tapi saya nggak tahu, saya belum pernah dengar itu,” katanya.

Sebelumnya, Andi Arief menyebut Moeldoko sudah ditegur Jokowi karena isu kudeta AHY di Demokrat. Andi Arief mengapresiasi langkah Jokowi itu. Ia berharap Moeldoko tidak lagi mengusik partai berlogo mercy itu.

“KSP Moeldoko sudah ditegur Pak Jokowi. Mudah-mudahan tidak mengulangi perbuatan tercela terhadap Partai Demokrat,” kata Andi lewat akun Twitter @Andiarief__ pada Jumat (5/2).

BACA JUGA : Fraksi Partai NasDem Optimis RUU Pemilu Tetap DibahasNoktahmerah.com

CNNIndonesia.com telah coba meminta respons ke Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman. Fadjroel mengaku tak tahu soal teguran Jokowi ke Moeldoko.

“Kami tidak mendapatkan informasi tentang hal tersebut,” ucap Fadjroel lewat pesan singkat,  Jumat (5/2). Sementara Kepala Setpres Heru Budi Hartono dan Moeldoko, juga belum memberikan keterangan.(sir)