11 Debt Collector Pengepung Serda Nuradi Jadi Tersangka

  • Whatsapp
Foto: Serda Nurhadi saat Dikepung Debt Collector di Jakarta Utara (Screenshot video)

NUSADAILY.COM – JAKARTA – 11 orang yang diduga debt collector yang mengepung anggota TNI AD bernama Serda Nurhadi saat menyetir mobil milik warga di dekat Gerbang Tol (GT) Koja Barat, Jakarta Utara, kini telah ditetapkan tersangka.

“Sudah tersangka dan sudah ditahan,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan saat dihubungi detikcom, Senin (10/5/2021).

Bacaan Lainnya

BACA JUGA : Kodam Jaya Kecam Perampasan Kendaraan Serda Nurhadi Oleh Debt Collector – Nusadaily.com

11 orang pelaku itu berinisial YAKM, JAD, HHL, HEL, PA, GL, GYT, JT, AM, DS, dan HRL. Kesebelasan pelaku itu ditangkap petugas pada Minggu (9/5) sore.

“Kita kenakan Pasal 335 KUHP ayat 1 itu perbuatan tidak menyenangkan dengan cara kekerasan atau Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan Juncto Pasal 53,”‘ sebut Guruh.

Dari 11 orang tersebut, tersangka HEL diketahui sebagai pemimpin kelompok tersebut. Guruh mengatakan HEL mendapat kuasa dari PT AC untuk melakukan penarikan kendaraan.

BACA JUGA : Babinsa Berhati Mulia, Selamatkan Warga ke RS Tak Peduli Dikepung Debt Collector – Imperiumdaily.com

Usai mendapatkan kuasa itu, tersangka HEL lalu mengajak rekan-rekannya untuk melakukan penarikan mobil yang menjadi target operasi.

“HEL memberitahukan rekan-rekannya untuk membantu proses penarikan kendaraan di mana diketahui pemimpin dalam kelompok debt colector ini adalah tersangka HEL,” ujar Guruh.

Lebih lanjut Guruh mengatakan, pihaknya masih mengejar satu pelaku lainnya dari kelompok tersebut. Dia pun meminta pelaku yang masih buron itu untuk segera menyerahkan diri.

BACA JUGA : Serda Nurhadi Pembawa Mobil yang Dikepung Debt Collector Diperiksa Pomdam Jaya – Noktahmerah.com

“Masih ada satu yang kita dalami keterlibatannya masih kita lakukan pengejaran. Kita minta untuk kooperatif menyerahkan diri,” ucap Guruh.

Cerita Awal Kasus

Untuk diketahui, kasus ini berawal saat beredar video seorang anggota TNI yang diketahui merupakan Serda Nurhadi, sedang mengemudikan mobil, lalu dicegat oleh kerumunan warga. Dalam video itu disebut bahwa warga menyerang Serda Nurhadi, tapi Serda Nurhadi itu tidak memberikan perlawanan.

Dalam keterangan awal, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS, mengatakan Serda Nurhadiyang berpakaian dinas PDL loreng itu hendak mengantar orang sakit ke Rumah Sakit (RS) tapi dikepung beberapa orang debt collector.

“Pada saat Serda Nurhadi anggota Babinsa Semper Timur Kodim 0502/ Jakut berada di Kantor Kelurahan Semper Timur dan adanya laporan dari anggota PPSU/Satpol PP atas nama Muh Abduh melihat ada kendaraan yang dikerubuti oleh kelompok orang sehingga menyebabkan kemacetan, kurang-lebih 10 orang, kemudian di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit (om dan tante N),” kata Herwin sebelumnya.

Mendengar peristiwa itu, Serda Nurhadi berinisiatif membantu dan mengambil alih sopir mobil untuk mengantar ke rumah sakit melalui Jalan Tol Koja Barat. Namun ia dikerubuti beberapa orang debt collector.

“Karena kondisi kurang bagus, maka Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa orang debt collector,” ucapnya.(han)