Selasa, Oktober 26, 2021
BerandametroLuhut Akan Diperiksa Polisi Hari Ini Terkait Laporan ke Haris Azhar-Fatia

Luhut Akan Diperiksa Polisi Hari Ini Terkait Laporan ke Haris Azhar-Fatia

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, bakal diperiksa polisi hari ini terkait laporannya terhadap aktivis Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti.

Luhut bakal dimintai klarifikasi dalam kapasitasnya sebagai pelapor oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

“Benar, jam 08.30 LBP diperiksa di krimsus ya,” kata pengacara Luhut, Juniver Girsang saat dikonfirmasi, Minggu (26/9) kemarin.

Juniver tak membeberkan apakah akan ada bukti tambahan yang dibawa dalam pemeriksaan. Ia hanya menyebut Luhut akan hadir dalam agenda pemeriksaan tersebut.

“(Luhut) hadir ya,” ucap Juniver singkat.

BACA JUGA: Haris Azhar dan KontraS di Somasi Luhut, Ada Apa?

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan bahwa penyidik bakal memanggil Luhut sebagai pelapor atas laporan yang dilayangkannya.

Selain itu, Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti selaku terlapor juga akan dijadwalkan untuk dimintai klarifikasi oleh penyidik.

“Rencana kita akan mengundang pelapor dengan membawa bukti-bukti yang ada, juga nanti beberapa saksi dan juga terakhir adalah si terlapor sendiri,” tutur Yusri, Kamis (23/9).

Luhut resmi melaporkan Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya pada Rabu (22/9).

BACA JUGA: Luhut Vs Haris Azhar-Fatia Ibarat Metromini Senggol Ojek

Laporan ini diterima dengan nomor STTLP/B/4702/IX/2021/SPKT/POLDA METRO JAYA, 22 September 2021.

“Dan pasal yang sudah dilaporkan ini ada sampai 3 pasal. Pertama UU ITE, kemudian pidana umum, dan kemudian juga ada mengenai berita bohong,” ucap pengacara Luhut, Juniver Girsang.

BACA JUGA: Duh! Luhut Wacanakan PeduliLindungi Jadi Alat Pembayaran Digital

Selain pidana, Luhut juga mengajukan gugatan perdata terhadap Haris dan Fatia. Ia menggugat keduanya sebesar Rp100 miliar atas pencemaran nama baik.

Kasus bermula ketika Haris dan Fatia berbincang. Video mereka diunggah di Youtube. Salah satu topik pembicaraan adalah pejabat negara di balik bisnis tambang di Papua, yang salah satunya menyeret nama Luhut Binsar Pandjaitan.(han)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com

Istri Selingkuh, Suami Bawa Alat Berat Hancurkan Rumah😱##tiktokberita

♬ kau curangi cintaku - Milan indramayu