Sabtu, Oktober 23, 2021
BerandametroKemendikbudristek: Kasus Penularan COVID-19 di Sekolah Relatif Kecil

Kemendikbudristek: Kasus Penularan COVID-19 di Sekolah Relatif Kecil

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyebut kasus penularan COVID-19 di satuan pendidikan atau sekolah relatif kecil.

BACA JUGA: Keren! Sepeda Motor Terbang Masa Depan Segera Hadir, Harganya Rp 5,7 Miliar

“Sekolah yang mulai melakukan PTM terbatas sebanyak 46.580 satuan pendidikan, sementara jumlah laporan dari satuan pendidikan terkait penularan COVID-19 di satuan pendidikan relatif kecil yaitu 2,8 persen atau 1.296,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Pauddikdasdikmen) Kemendikbudristek, Jumeri, di Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Jangan Remehkan Perempuan! Ini 5 Negara dengan Kepala Pemerintah Perempuan

Dia meminta agar protokol terkait risiko klaster sekolah diterapkan secara ketat. Jika ada kasus di sekolah itu, maka sekolah tersebut kembali ditutup.

“Juga sudah jelas dan ketat diatur di dalam SKB 4 Menteri, termasuk di dalamnya pemerintah daerah menutup sekolah, menghentikan PTM terbatas, melakukan testing, tracing, dan treatment jika ada temuan kasus positif COVID-19,” terang Jumeri.

BACA JUGA: Begini Pengakuan Seorang Model, Sering Ditawari Jadi PSK

Pemerintah juga memahami kondisi setiap sekolah dan wilayah di Indonesia sangat beragam sehingga tidak mungkin disamaratakan. Sekolah akan tetap melayani murid sesuai dengan kesanggupannya untuk bisa mengikuti model pembelajaran yang sesuai, baik itu PTM terbatas dan PJJ.

BACA JUGA: Penginapan Mewah Gratis Senilai Jutaan Dolar, Siapa Mau? Ini Syaratnya

“Anak-anak bisa tetap belajar dari rumah jika orang tua belum yakin dan belum memberikan izin untuk mengikuti PTM terbatas. Saya tekankan bahwa tidak ada proses menghukum dan diskriminasi bagi anak-anak yang belajar dari rumah,” ujarnya.

BACA JUGA: Potret Pernikahan Siri Lesti dan Billar yang Diisukan Hamil Duluan

Jumeri berharap kolaborasi yang efektif antara guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan pengawas sekolah, serta orang tua diharapkan dapat menyukseskan implementasi PTM terbatas.(eky)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

Perbedaan Migrain dan Sakit Kepala karena Tegang

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dokter Riana Nirmala Wijaya dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menjelaskan serba serbi seputar sakit kepala, mulai dari jenis, durasi sakit...