Menkes Ungkap Masyarakat RI Telah Hidup Normal Ada Atau Tak Adanya PPKM

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan masyarakat Indonesia telah hidup normal terlepas dari adanya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PPKM) untuk menangani pandemi Covid-19.

Menkes Ungkap Masyarakat RI Telah Hidup Normal Ada Atau Tak Adanya PPKM
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan masyarakat Indonesia telah hidup normal terlepas dari adanya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyakarat (PPKM) untuk menangani pandemi Covid-19.

"Nah yang kita perlu lihat adalah terlepas dari status PPKM seperti apa sekarang, pada realitasnya hidup kita sudah normal, jadi dengan ada PPKM atau tidak PPKM, hidup kita sekarang sudah normal," kata Budi dalam sebuah webinar, Jumat (21/10).

Ia menyatakan Presiden Jokowi sudah memimpin rapat khusus untuk mereview soal status PPKM.

BACA JUGA : PPKM Akan Disetop Jika Status Darurat Covid-19 di Indonesia Dicabut

Budi menyebut untuk sementara PPKM tidak dicabut seluruhnya karena pemerintah masih mengantisipasi adanya kenaikan kasus pada Januari-Februari mendatang.

"Kalau misal ada kenaikan, pemerintah diharapkan tetap memiliki instrumen untuk bisa melakukan intervensi kesehatan di daerah-daerah," katanya.

Ia menjelaskan PPKM adalah instrumen yang terbukti sangat baik untuk bisa dengan cepat mengimplementasikan protokol kesehatan jika terjadi kenaikan kasus Covid-19.

BACA JUGA : Apakah PPKM Bakal Diperketat Lagi? Menko PMK Amati Dulu 2 Indikator Ini

"Tapi di mata kami lebih penting substansinya daripada administrasinya. Substansinya sekarang kita sudah hidup normal," kata Budi.

"PPKM ini anggap saja sebagai payungnya, nanti kalau hujan kita buka lagi," imbuhnya.

Konfirmasi positif Covid-19 mencapai 6.464.962 kasus per Kamis (20/10).

Berdasarkan data Satgas Covid-19, pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 1.873 kasus sehingga total menjadi 6.287.663 orang.

Sementara kematian akibat Covid-19 bertambah 19 orang. Dengan demikian total meninggal menjadi 158.380 orang.(lal)