Mencari Jawab Cawapres Pendamping Anies ke Prananda Surya Paloh (PSP)

“Kriteria pertama seperti yang disampaikan oleh Ketum Surya Paloh, yaitu yang cocok atau memiliki pemahaman yang sama dengan Pak Anies, kedua cawapresnya diserahkan kepada Pak Anies, yang ketiga ya apa kata Pak Anies dong, sementara tiga kriteria lainnya Pak Anies kan sudah punya kriteria sendiri,” kata PSP kepada Nusadaily.com saat menghadiri sebuah acara di Kota Malang.

Mencari Jawab Cawapres Pendamping Anies ke Prananda Surya Paloh (PSP)

NUSADAILY.COM – MALANG – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai NasDem, Prananda Surya Paloh (PSP) memberikan jawaban diplomatis ketika ditanya soal Cawapres pendamping Anies di Pilpres 2024 mendatang.

Meski enggan menyebut nama, PSP memaparkan enam kriteria cawapres yang nantinya bakal menjadi pendamping Anies sebagai cawapres.

“Kriteria pertama seperti yang disampaikan oleh Ketum Surya Paloh, yaitu yang cocok atau memiliki pemahaman yang sama dengan Pak Anies, kedua cawapresnya diserahkan kepada Pak Anies, yang ketiga ya apa kata Pak Anies dong, sementara tiga kriteria lainnya Pak Anies kan sudah punya kriteria sendiri,” kata PSP kepada Nusadaily.com saat menghadiri sebuah acara di Kota Malang.

PSP menjelaskan, Partai NasDem memiliki budaya politik yang sudah dipatenkan oleh Ketum Surya Paloh dalam mengusung putra-putri terbaik bangsa sebagai pemimpin, yakni mengusung tanpa syarat.

“Contoh kasusnya saat pencapresan Presiden Jokowi di periode 2014 dan 2019, NasDem mencalonkan Jokowi tanpa syarat, hal itu juga berlaku saat NasDem mencapreskan Anies Baswedan,” imbuh PSP.

Tiga Kriteria Cawapres Pilihan Anies

Seperti diketahui, Anies Baswedan, diusung Partai NasDem sebagai Capres dalam gelaran pilpres di tahun 2024 mendatang, memberikan gambaran tiga kriteria calon wakil presiden (cawapres) pilihannya untuk Pilpres 2024.

Anies menjabarkan bahwa kriteria pertama yaitu calon pendamping tersebut harus bisa memberikan kontribusi untuk kemenangan.

Kedua, calon pendamping yang diinginkan Anies nantinya harus bisa membantu memperkuat partai koalisi pendukung.

Selain itu, kriteria ketiga yakni calon pendamping bisa membantu untuk membuat proses pemerintahan berjalan efektif.

"Satu untuk pemenangan, dua untuk stabilitas politik, tiga untuk efektivitas pemerintahan. Kriterianya tiga itu," ujar Anies di Ciputra Artpreneur Theatre Jakarta, Sabtu (29/10).

Namun saat ini, NasDem tengah menjajaki koalisi dengan Partai Demokrat dan PKS.

Demokrat secara terang telah mengusulkan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sebagai cawapres pendamping Anies.

Di sisi lain, PKS juga memboyong nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) sebagai cawapres Anies.

Penentuan cawapres pendamping Anies masih terus digodok oleh tim kecil yang beranggotakan perwakilan Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS.

Anies Bertemu Aher

Anies Baswedan dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Ahmad Heryawan (Aher) saling melempar pujian terkait Pilpres 2024 saat tampil bersama di dalam acara Pelatihan Relawan Advokasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) DPP PKS.

Awalnya, Aher menyatakan bahwa PKS memiliki chemistry yang kuat menyongsong Pilpres 2024. Bahkan, menurutnya, chemistry yang terbentuk antara keduanya mencapai 99,9 persen.

"Nampaknya 99,9 persen nyambung dengan Pak Anies, Insya Allah," kata Aher dalam sambutannya, Minggu (30/10).

Anies yang berada di lokasi tampak tersenyum lebar mendengar pernyataan Aher tersebut.

Aher juga menyebut Anies yang kini telah purna tugas dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta merupakan tamu penting di acara itu. Dia juga meyakini, ke depan Anies akan menjadi orang paling penting di Indonesia.

Setelah itu, Anies berpantun dengan menyebut Aher sebagai sosok yang cocok jadi pendamping capres.

"Naik sepeda sampai Penjaringan. Putar balik ke Pasar Senen. Kang Aher pasangan yang punya banyak kelebihan. Jadi pendamping istri atau pendamping calon presiden," Kata Anies.

Pantun Anies itu pun disambut tawa dan tepuk tangan dari kader PKS yang hadir dalam kegiatan itu. Apalagi, sebelumnya nama Aher juga digadang-gadang jadi salah satu calon pendamping Anies di Pilpres 2024.

Sebagai informasi, Anies sebelumnya telah resmi mendapat dukungan dari Partai NasDem untuk menjadi Capres 2024. Dengan diumumkannya Anies ini, sejumlah partai mulai merapat, salah satunya PKS dan Demokrat.

Sementara itu, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu juga mengungkapkan harapannya agar Anies dan Aher bisa berjodoh dalam Pilpres 2024 mendatang.

"Ada Pak Anies Baswedan dan juga Kang Aher. Mudah-mudahan bisa berjodoh untuk memimpin negeri kita," kata Syaikhu.(Ina)