Mas Iin Mulai ‘Gasss Poolll”, Abah Usman Jadi Idola ‘Gen Z’! Inilah Penilaian Mereka

“Setiap kami meminta audensi, selalu diterima dengan baik. Inilah yang kami sukai Abah Usman yang selalu memberi ruang leluasa bagi kaum muda untuk berkarya,” kata Sania Pundy Erlinda, Ketua BEM Unusida.

Jun 6, 2024 - 10:48
Mas Iin Mulai ‘Gasss Poolll”, Abah Usman Jadi Idola ‘Gen Z’! Inilah Penilaian Mereka
Baliho bergambar Mas Iin mulai ditebar di beberapa titik wilayah Sidoarjo, dan Abah Usman bersama pengurus BEM Unusida.

NUSADAILY.COM – SIDOARJO; Sempat diragukan keseriusannya, Ahmad Amir Aslichin mulai ‘gaasss poool’ atas langkahnya yang terus berusaha menaikkan elektabilitas sebagai modal running Pilkada Sidoarjo 2024. Tidak hanya menebar banyak baliho ke rana  publik, juga semakin intens membangun komunikasi politik dengan berbagai komponen masyarakat.

Sejak daftar sebagai Cabup PKB Sidoarjo, Mas Iin, sapaan anggota DPRD Jatim dari PKB yang juga putra mantan bupati Saiful Ilah ini, memang gerakanya kurang greget. Langkah politiknya terkesan landai-landai saja sehingga sempat memunculkan keraguan dari berbagai pihak atas keseriusan dirinya. Dia dinilai hanya ‘tes ombak’ dalam  berkontestasi pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo yang dihelat pada 27 Nopember mendatang.

Menyadari itu, Mas Iin rupanya mulai berusaha menepisnya dengan melakukan gerakan konkret yang relatif masif di lapangan. Apalagi sejak dipasangkan dengan H. Usman M.Kes, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo yang juga running ke Pilkada, mendapat reaksi positif masyarakat Sidoarjo.

Ada dua versi pemasangan Mas Iin dengan Abah Usman. Pertama Mas Iin, sebagai cabup dan Abah Usma, sebagai Cawabup. Lalu versi lainnya, Abah Usman sebagai Cabup dan Mas Iin, sebagai Cawabupnya. Taglinenya; “Wolak Walik Podo Apik’e”.

Beberapa sumber, termasuk dari seorang kerabat keluarga besar Abah Saiful,--sapaan Bupati Sidoarjo dua periode ini menyebutkan saat ini kepercayaan diri Mas Iin semakin tumbuh setelah derasnya aliran dukungan masyarakat, termasuk ketika ada pemasangan dengan Abah Usman. “Istilah ‘Tes ombak’ itu sudah lewat. Sekarang langkah Mas Iin adalah terus meningkatkan elektabilitas. Pelan tapi pasti, sebagai ikhtiar mengemban amanah sebagai Cabup PKB dalam Pilkada mendatang,”  katanya, Kamis (6/6) siang tadi.

Diungkapkan juga bahwa langkah Mas Iin yang semakin mantap running Pilkada karena mendapat restu dari keluarga besarnya. Bahkan Abah Saiful sendiri sempat mewanti-wanti dia agar tidak lagi ada keraguan melangkah,--bahkan harus berjuang keras untuk memenangi pesta demokrasi pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo tahun ini.

Mengingat, pilkada 2024 dinilai suatu momentum strategis yang harus diambil dan dimenanginya. “Mas Iin juga diwanti-wanti saat memimpin Sidoarjo nantinya harus mampu mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih serta berpihak kepada masyarakat. Hal ini selain  menjadi kewajiban bupati dan wakil bupati meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo, juga untuk mengembalikan kehormatan keluarga besarnya,” ucapnya.

Seiring langkah politik Mas Iin,--elektabilitas pasangannya, Abah Usman juga terus meroket dengan derasnya aliran dukungan dari berbagai komponen masyarakat. Eksistensi Abah Usman yang sikapnya selalu komunikatif ,--membuka diri dengan siapa pun tanpa membedakan golongan maupun strata, rupanya semakin melahirkan simpati dari kalangan generasi muda.

Di mata generasi milineal atau ‘Gen Z’ maupun kalangan mahasiswa, Abah Usman dinilai sosok yang ‘humble’. Selain sederhana, juga selalu mendukung kiprah kaum muda untuk berkarya bagi masyarakat serta kemajuan Sidoarjo.

 “Selama ini kami tidak pernah kesulitan berkomunikasi dengan Abah Usman. Setiap kami meminta audensi, selalu diterima dengan baik. Inilah yang kami sukai Abah Usman yang selalu memberi ruang leluasa bagi anam muda untuk berkarya,” kata Sania Pundy Erlinda, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), seusai audensi dengan Abah Usman, Rabu kemarin. 

Lebih lanjut Sania, mengapresiasi dukungan Abah Usman yang setiap tahun konsisten mendengarkan dan turut berperan dalam kegiatan kemahasiswaaan. “ Abah Usman sudah terbukti komitmennya terhadap aspirasi generasi muda. Jadi kami sudah tidak asing dengan Abah Usman,” tambahnya.

Sebelumnya, M. Dimas Fitransyah, Ketua Umum IPM Sidoarjo yang juga Bendahara Umum IPM Jatim, berpandangan sama terhadap sosok Abah Usman,--selain memberikan ruang, selalu mensuport segala kegiatan positif yang dilakukan kaum muda untuk kepentingan masyarakat Sidoarjo.. “Abah Usman, memang orangnya humble. Terbuka dan komitmen memberdayakan kaum muda,” ujarnya. (*/ful)