Mas Giono Daftar Cabup PDIP, Kemanakah Sumi Menjalin Koalisi ?

“Komunikasi politik dengan partai lain, sudah berjalan baik. Karena kami sendiri sangat terbuka berkoalisi dengan partai mana pun,” kata Sumi Harsono, Ketua DPC PDIP Sidoarjo.

May 19, 2024 - 16:36
Mas Giono Daftar Cabup PDIP,  Kemanakah Sumi Menjalin Koalisi ?
Pengusaha Sidoarjo, Ir Sugiono secara resmi daftar sebagai Cabup PDIP di kantor DPC PDIP Sidoarjo.

NUSADAILY.COM – SIDOARJO : Untuk bisa berkontestasi pada Pilkada Sidoarjo 2024, PDIP memastikan tidak kesulitan menjalin koalisi dengan partai lain. Bahkan saat ini PDIP sudah menjalin komunikasi intensif  sebagai proses mematangkan kerjasama antar partai politik (Parpol) guna memenuhi syarat sebagai pengusung pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) pada pesta demokrasi pada 27 Nopember mendatang.

Sesuai UU No. 10 tahun 2016, PDIP Sidoarjo memiliki 9 kursi,--berdasarkan hasil Pileg 2024, tentunya masih memerlukan satu kursi tambahan agar bisa mengusung pasangan Cabup dan Cawabup pada Pilkada serentak 2024. Langkah untuk berkoalisi dengan Parpol lain tentunya menjadi suatu keharusan agar terpenuhi regulasi tersebut.

Bagi PDIP Sidoarjo pasti tidak mengalami kendala berarti. Lebih-lebih saat ini ada beberapa parpol yang siap untuk digandeng. Jika merujuk koalisi Pilpres, ada PPP yang mempunyai satu kursi. Sehingga dengan penggabungan jumlah kursi PDIP dan PPP, sudah memenuhi syarat berkontestasi pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sidoarjo.

Namun demikian, PDIP pasti merasa belum cukup hanya mengandalkan koalisi dengan satu partai saja. Apalagi secara kalkulasi politik, jika PDIP berhasil menggalang koalisi lebih dari satu partai,--atau dengan beberapa partai lainnya pasti lebih melempengkan laju perjuangan untuk memenangkan kontestasi tersebut.

Di sini tentunya masih ada PAN dengan 4 kursi, lalu PKS (3 kursi) dan Demokrat (2 kursi) yang memberi ruang lebar untuk diajak berkoalisi oleh PDIP. Bahkan kabarnya yang sudah mendekati deal-deal politik  adalah PAN dan PKS. Hanya tinggal waktu saja PDIP bersama PAN dan PKS mendeklarasikan terbentuknya koalisi tersebut.

Apalagi setelah muncul nama Cabup-Cawabup yang diusung PDIP berdaya saing tinggi pada Pilkada mendatang, dipastikan akan memuluskan langkah berkoalisi dengan beberapa partai lainnya. Berdaya saing tinggi ukurannya tidak cukup mengandalkan popularitas dan elektabilitas, juga sumber daya jaringan di masyarakat, serta logistik kuat sebagai modal elementer untuk bertarung pada pesta demokrasi tersebut.  

Ketua DPC PDIP Sidoarjo Sumi Harsono didamping Samsul Hadi SE, ketika dikonfirmasi menjamin pihaknya tidak mengalami kendala menjalin koalisi dengan partai lain guna memenuhi syarat mengusung Cabup-Cawabup pada Pilkada 2024. “Komunikasi dengan partai lain, sudah berjalan baik. Tidak hanya satu partai, namun dengan beberapa partai. Karena kami sendiri sangat terbuka berkoalisi dengan partai mana pun,” ujarnya, pada Minggu (19/5) siang.

Hanya saja pihaknya belum bisa menyebutkan nama-nama partai yang akan berkoalisi dengan PDIP. “Kalau nama partainya saya sebutkan sekarang, bisa-bisa disabotase.  Hahahaha...hahahahaa. Tunggu saja, pada saatnya pasti kami deklarasikan koalisi yang kami bangun dengan partai-partai lainnya itu,” ujarnya.

Disinggung soal penjaringan Cabup-Cawabup, Sumi mengatakan  sudah ada sembilan pendaftar, di antaranya 3 Cabup dan 6 Cawabup. “Alhamdulillah, banyak peminatnya selain dari internal juga eksternal. Dan penjaringan Cabup dan Cawabup, kami tutup mulai per hari ini (Minggu,--Red)” ujarnya.

Cabup PDIP, Ir Sugiono saat menyampaikan visi dan misinya membangun Sidoarjo.

Pada hari terakhir ,  Ir Sugiono Adi Salam secara resmi daftar Cabup ke Tim Penjaringan Cakada PDIP di kantor DPC PDIP Sidoarjo. Mas Giono,--sapaan pengusaha sukses ini diantar 20 pendukungnya disambut Sumi Harsono beserta jajaran pengurus partai tersebut.  “Bismillah saya mendaftarkan diri menjadi calon bupati melalui PDIP,” ujar Mas Giono, sambil menyerahkan formulir pendaftaran ke Tim Penjaringan yang diawaki Mundzir Dwi Ilmiawan, Tri Hendroyono dan Nadia Bafagih.

Dalam sambutan sebelum proses penyerahan formulir, Abah Sugiono sempat menitikkan air mata, mengingat bagaimana perjuangan Bung Karno yang begitu hebat untuk bangsa Indonesia, namun dikerdilkan oleh masa Orde Baru dengan adanya film G30S/PKI.

Pada kesempatan ini, Abah Sugiono juga menyatakan 100 persen tidak ada keraguan pada dirinya untuk maju sebagai Cabup dari PDIP. Dengan berpedoman bahwa sesuatu yang baik harus diperjuangkan, Abah Sugiono mengikrarkan visi misi “Menyongsong Sidoarjo menuju lebih baik dan bermartabat, dengan mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan dan pembangunan berkelanjutan”.

Soal siapakah wakil bupati yang dipasangkan dengan dirinya, Mas Giono mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan partai. a menegaskan bahwa dirinya siap menerima keputusan DPP PDIP untuk memenangkan kontestasi Pilkada di Kabupaten Sidoarjo nanti.  “Saya berangkat dari wong cilik, karenanya konsep kerakyatan itu harus dihayati dan dilaksanakan,” jelas Mas Giono yang menjadi simpatisan PDIP sejak 1977, dan  resmi menjadi kader PDIP seiring dengan pencalonan dirinya di partai tersebut. (*/ful)