Malang Bangkit Jilid II, Daftar ke DPC PKB Nyai Lathifah Siap Lawan Petahana

Senin (20/5/24) bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harpitnas), Nyai Lathifah mendaftarkan diri ke DPC PKB Kabupaten Malang. Nyai Lathifah datang dengan didampingi Arzeti Bilbina, anggota DPR RI dari Fraksi PKB.

May 20, 2024 - 17:37
Malang Bangkit Jilid II, Daftar ke DPC PKB Nyai Lathifah Siap Lawan Petahana
Lathifah Shohib mendaftar bakal calon Bupati Malang di kantor DPC PKB Kota Malang

NUSADAILY.COM – MALANG - Petarungan Pilkada 2024 di Kabupaten Malang, bakal menarik. Malang Bangkit Jilid II, akan kembali bertarung dalam kontestan lima tahunan, yang berlangsung pada bulan November nanti. Ya, Nyai Lathifah Shohib siap bertarung lagi untuk merebut kursi Bupati Malang. Bahkan, kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, siap melawan dan menjatuhkan petahana, Drs. H. M. Sanusi.

 

Senin (20/5/24) bersamaan dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harpitnas), Nyai Lathifah mendaftarkan diri ke DPC PKB Kabupaten Malang. Nyai Lathifah datang dengan didampingi Arzeti Bilbina, anggota DPR RI dari Fraksi PKB.

 

"Kenapa saya pilih hari ini tanggal 20 Mei? Hari ini kebetulan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. 20 Mei ini ditetapkan sebagai Harkitnas, adalah hari kelahiran Ki Hajar Dewantara, bapak pendidikan Indonesia, semangat Ki Hajar Dewantara untuk bangkit ini yang akan kita buat pijakan yang akan menyemangati kita untuk membangun Kabupaten Malang ke depan. Mudah-mudahan Allah ridho memberikan kesempatan kepada saya untuk memimpin Kabupaten Malang 5 tahun ke depan," ungkap Nyai Lathifah.

 

Wanita berusia 64 tahun itu menambahkan, bila mendapatkan restu dari partai untuk maju dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024, dirinya akan kembali mengusung jargon Malang Bangkit. Jargon itu sendiri telah digunakan Bu Nyai saat bertarung di Pilkada Kabupaten Malang 2020. Saat itu, Bu Nyai yang berpasangan dengan Didik Budi Muljono harus mengakui kemenangan pasangan HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto.

 

"Tagline saya Malang Bangkit, InsyaAllah sekarang juga melanjutkan Malang Bangkit. Mudah-mudahan semua bangkit, kesehatan bangkit, pendidikan bangkit, dan ekonomi bangkit," terangnya.

 

Lebih jauh, ketika ditanya terkait peluang menggandeng siapa pada Pilakada nanti, Bu Nyai menyerahkan semua keputusan kepada DPP PKB. Dirinya tidak ingin berandai-andai dalam hal itu.

 

"Ini kami menunggu perintah partai, partai sedang melakukan penjajakan-penjajakan di tingkat pusat, karena kami ditugaskan oleh partai jadi kami menunggu pasangan yang dipilih oleh partai. Tentunya dengan pertimbangan yang sudah berdasarkan kajian-kanjian," ungkapnya.

 

Sebagai informasi, DPC PKB Kabupaten Malang membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati gelombang kedua. Pendaftaran gelombang kedua ini dilaksanakan 19 hingga 31 Mei. (ap/wan)