Mahfud Md Serahkan Hasil Investigasi Tragedi Kanjuruhan ke Jokowi di Istana

Mahfud belum mengungkapkan apa saja hasil temuan TGIPF tragedi Kanjuruhan. Dia mengatakan hasil investigasi dan rekomendasi akan disampaikan ke publik setelah laporan diserahkan ke Jokowi.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud Md datang ke Istana Merdeka, Jakarta. Mahfud datang bersama dengan 13 anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan termasuk dirinya, untuk menyerahkan hasil investigasi ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sekarang bersama 13 anggota TGIPF kerusuhan sepak bola di Kanjuruhan, ini akan menghadap ke presiden untuk menyampaikan laporan berdasarkan temuan-temuan yang mungkin ada yang belum terungkap di berbagai media atau tim-tim lain," kata Mahfud kepada wartawan di Istana, Jakarta, Jumat (14/10/2022).

BACA JUGA : Autopsi Dua Korban Tragedi Kanjuruhan Digelar 20 Oktober, Pakai Metode Ekshumasi

Dilansir dari detik.com, Mahfud belum mengungkapkan apa saja hasil temuan TGIPF tragedi Kanjuruhan. Dia mengatakan hasil investigasi dan rekomendasi akan disampaikan ke publik setelah laporan diserahkan ke Jokowi.

"Tapi isinya apa saya harus selesai menyampaikan dulu ke presiden baru ke Anda," ujarnya.

Diketahui, Presiden Jokowi menagih hasil temuan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) kepada Menko Polhukam Mahfud Md di sela-sela acara Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Hasil temuan TGIPF itu nantinya bakal digunakan Jokowi untuk menentukan langkah bersama FIFA.

"Di sela-sela acara itu, saya tadi ditanya oleh Presiden, karena beliau sangat serius masalah kasus tragedi Kanjuruhan sepakbola di Malang, 'Bagaimana hasil temuan TGIPF, saya menunggu,' kata Presiden, karena akan segera menentukan langkah-langkah bersama FIFA, yang akan berkunjung ke sini pekan depan tim pendahuluannya," kata Mahfud setelah menghadiri acara pengarahan Presiden RI kepada Peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII dan PPRA LXIV Tahun 2022 Lemhannas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/10).

BACA JUGA : Komnas HAM Buka Suara soal Temuan Botol-botol Miras di Stadion Kanjuruhan

Mahfud saat itu mengatakan belum bisa mengumumkan rekomendasi TGIPF terkait Tragedi Kanjuruhan. Namun sejauh ini, kata Mahfud, polisi sudah mengambil langkah tepat dalam kasus Kanjuruhan.

"Tetapi beberapa langkah pendahuluan yang sudah dilakukan oleh pemerintah, saya kira tidak perlu saya umumkan, polisi sudah mengambil tindakan tepat, kemudian langkah-langkah administratif di TNI dan Polri sudah dilakukan, langkah hukum juga sudah dilakukan," imbuh Mahfud.(ros)