Mahasiswa Siap-siap, Tes Urine Bakal Diadakan di Setiap Kampus Mulai Bulan Depan

Rencana tes urine di kampus dikabarkan Polda Metro Jaya baru-baru ini. Tes urine di kampus direncanakan berlangsung mulai bulan depan dengan frekuensi sebulan sekali. Tes urine ini sedianya akan dimulai di kampus di Jakarta.

NUSADAILY.COM – JAKARTA - Rencana tes urine di kampus dikabarkan Polda Metro Jaya baru-baru ini. Tes urine di kampus direncanakan berlangsung mulai bulan depan dengan frekuensi sebulan sekali. Tes urine ini sedianya akan dimulai di kampus di Jakarta.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah universitas untuk melakukan tes urine.

"Ya kita akan join dengan beberapa universitas untuk melakukan tes urine bersama. Semoga program ini bisa sukses dan lancar dengan menekan angka-angka pengguna yang ada di wilayah Jakarta pada khususnya dan Indonesia pada umumnya," kata Mukti, dikutip dari detikNews, dan ditulis Jumat (21/10/2022).

Alasan Rencana Tes Urine di Kampus

BACA JUGA : Hasil Tes Irjen Teddy Minahasa Positif Narkoba

Mukti menuturkan, tes urine juga dilakukan sebagai barikade dan barrier awal kampus sebagai penjaga moral. Untuk itu, pihaknya berencana menggandeng komunitas untuk pelaksanaan tes urine rutin.

"Ke depan Polda Metro Jaya akan mencoba membangun komunikasi dengan beberapa komunitas untuk rutinitas melakukan tes urine sebagai barikade dan barier awal kampus sebagai penjaga moral," kata Mukti.

Ia pun memaparkan sejumlah data yang menjadi alasan tes urine di kampus.

Mukti mencatat, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah pengguna narkotika terus meningkat di Indonesia, yakni dari 1,8 persen pada 2019 menjadi 1,95 persen pada 2021.

Ia menambahkan, risiko perempuan terpapar narkotika juga meningkat dari 0,20 persen pada 2019 menjadi 1,21 persen pada 2021. Adapun 88,4 persen penyalahgunaan obat disebabkan oleh pengaruh teman.

BACA JUGA : Polisi se-Sidoarjo Lakukan Tes Urine, Buntut Kapolsek Sukodono Ditangkap Kasus Narkoba

"Hal ini yang kita sangat khawatirkan bahwa kenaikan pengguna meningkat di wilayah Indonesia," kata Mukti.

Respons Kemendikbudristek

Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Prof. Nizam merespons rencana tes urine di sejumlah universitas di Indonesia. Ia mengatakan, Kemendikbudristek selama ini juga sudah bekerja sama dengan BNN dan Polri dalam pemberantasan narkoba.

"Kita tentu mendukung setiap upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba terutama di lingkungan generasi muda," kata Nizam, dikutip dari detikNews, Kamis (20/10/2022).

"Selama ini kita sudah bekerja sama erat dengan BNN dan Polri dalam pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di perguruan tinggi," imbuhnya.(lal)