Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaLifestyleTravelDi Bantul, Lahan Pinggir Jembatan Gantung Jadi Lokasi Wisata Air

Di Bantul, Lahan Pinggir Jembatan Gantung Jadi Lokasi Wisata Air

NUSADAILY.COM-BANTUL – Desa-desa di Indonesia terus bergerak memanfaatkan potensi wisata daerahnya untuk mendulang rupiah.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Salah satunya masyarakat Kampung Tegaldowo bersama Pemerintah Desa Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka mengembangkan taman wisata dengan memanfaatkan suasana perdesaan sekitar Jembatan Tegaldowo.

Lurah Desa Bantul Supriyadi Sabtu 15 Februari 2020 mengatakan, setelah selesai pembangunan kembali jembatan gantung Tegaldowo, semakin hari makin banyak masyarakat yang datang untuk sekadar berfoto.

Jembatan gantung Tegaldowo sebagai akses penghubung antar kecamatan, yaitu Kecamatan Bantul dan Pajangan.

“Berawal dari hal tersebut masyarakat Kampung Tegaldowo berinisiatif mengubah lahan kosong di pinggir sungai dan lahan persawahan sekitarnya untuk dijadikan taman wisata, dengan harapan akan menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik di Bantul,” katanya.

Menurut dia, jembatan gantung Tegaldowo di Desa Bantul sebelumnya dikenal jembatan gantung Nawacita. Jembatan tersebut dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Infrastruktur itu dibangun dengan konstruksi lebih kuat karena merupakan akses vital bagi masyarakat Bantul.

Dia menjelaskan, taman wisata bermain diberi nama Taman Puspa Gading. Letaknya di pinggir Sungai Bedog, sekitar jembatan Tegaldowo. Jembatan ini juga menjadi penghubung obyek wisata Goa Selarong dengan Kota Bantul.

Dari pembangunan area wisata desa tersebut, setiap hari libur dan sore hari selalu ramai pengunjung.

“Apalagi pada saat liburan sekolah, pengunjung sangat banyak, terkadang taman ini sampai penuh, namun kalau pada hari libur biasa pengunjung sekitar 400 hingga 500 orang, baik anak-anak, orang tua maupun remaja,” katanya.

Sementara itu Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegaldowo, Manunggal Sugiran mengatakan, pembangunan taman wisata di sekitar jembatan ini merupakan swadaya masyarakat. Mereka tergabung dalam pokdarwis Tegaldowo Manunggal. Ke depan akan terus dikembangkan baik fasilitas maupun perluasan taman.

“Taman saat ini baru seperlima dari target yang akan kami bangun. Kami berharap taman ini nantinya menjadi taman wisata untuk edukasi di bidang pertanian, perikanan dan lainnya bagi anak-anak sekolah dan bagi umum,” kata Sugiran.

Dia mengatakan, taman wisata dibangun di atas lahan persawahan anggota pokdarwis. Saat ini telah dilengkapi dengan kolam renang, kolam terapi ikan, gazebo, kendaraan ATV , tempat parkir memadai dan warung-warung kuliner. Kemudian juga ada pendopo pertemuan yang dibangun di atas tanah kas desa.

Dia mengatakan, saat ini, pengunjung yang masuk taman wisata Tegaldowo belum dikenakan tarif retribusi, melainkan hanya dikenakan biaya parkir kendaraan bermotor. Namun untuk menikmati wahana kolam renang, terapi ikan dan kendaraan ATV dikenakan tarif tersendiri. (yos)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed