Senin, Januari 24, 2022

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaLifestyleTechnoResmi! Facebook Ganti Nama Jadi "Meta"

Resmi! Facebook Ganti Nama Jadi “Meta”

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Facebook pada Kamis (28/10) waktu setempat mengumumkan mengubah namanya atau rebranding menjadi “Meta” karena ingin berfokus pada pengembangan visi realitas virtual metaverse untuk masa depan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mengutip Reuters, Jumat, CEO Mark Zuckerberg mengatakan dalam konferensi virtual reality dan augmented reality yang disiarkan langsung perusahaan bahwa nama baru itu mencerminkan investasi visinya di dunia metaverse ketimbang layanan media sosial yang akan terus disebut Facebook.

BACA JUGA: Awas!!! Segera Delete 9 Aplikasi Android Ini Curi Password Facebook

Metaverse adalah istilah yang diciptakan dalam novel distopian “Snow Crash” pada tiga dekade lalu. Sekarang nama tersebut menarik perhatian di Silicon Valley. Istilah ini merujuk pada gagasan tentang dunia virtual bersama yang dapat diakses oleh orang-orang yang menggunakan perangkat yang berbeda.

“Saat ini, merek kami terkait erat dengan satu produk. Hal tersebut tidak mungkin mewakili semua yang kami lakukan hari ini, apalagi di masa depan,” kata Zuckerberg.

BACA JUGA: Facebook Laporkan Kenaikan Laba di Tengah Kontroversi Facebook Papers

Perusahaan, yang telah banyak berinvestasi dalam augmented reality dan virtual reality, mengatakan perubahan itu akan menyatukan berbagai aplikasi dan teknologi di bawah satu merek baru. Merek tersebut, kata Facebook, dikatakan tidak akan mengubah struktur perusahaannya.

Zuckerberg juga menunjukkan demo video seperti apa metaverse itu, dengan orang-orang terhubung sebagai avatar dan akan dibawa ke versi digital dari berbagai tempat dan periode waktu. Dia mengatakan bahwa metaverse perlu dibangun dengan mempertimbangkan keamanan dan privasi.

BACA JUGA: Apa yang Harus Diketahui dalam Bermedsos dengan Facebook?

Perubahan nama terjadi di tengah badai yang menimpa perusahaan media sosial terbesar di dunia itu. Facebook menghadapi serangkaian kritik dari pembuat undang-undang dan regulator atas dominasi pasar, sistem algoritmik, dan pemolisian penyalahgunaan pada layanannya.

“Meskipun akan membantu mengurangi kebingungan dengan membedakan perusahaan induk Facebook dari aplikasi pendirinya. Perubahan nama tidak tiba-tiba menghapus masalah sistemik yang mengganggu perusahaan,” ujar direktur riset di firma riset pasar Forrester, Mike Proulx.

BACA JUGA: Facebook akan Dorong Remaja dari Konten Berbahaya

Sementara itu, profesor pemasaran di Georgetown University McDonough School of Business, Prashant Malaviya, menilai perubahan nama itu tampak seolah perusahaan ingin menghindari kritik dan pengawasan.

“Tanpa ragu, (nama Facebook) pasti rusak dan beracun,” katanya.

Dalam kontroversi terbaru, pelapor dan mantan karyawan Facebook Frances Haugen membocorkan dokumen yang menunjukkan bahwa perusahaan lebih memilih keuntungan daripada keamanan pengguna. Haugen dalam beberapa pekan terakhir bersaksi di hadapan subkomite Senat Amerika Serikat dan anggota parlemen di Parlemen Inggris.(mic)

- Advertisement -spot_img
@nusadaily.com Nadzira Shafa sempat hamil anak Ameer Azzikra #tiktoktaiment ♬ Filtered Light - Nik Ammar / Mike Reed