Senin, November 29, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaLifestyleTechnoFacebook akan Dorong Remaja dari Konten Berbahaya

Facebook akan Dorong Remaja dari Konten Berbahaya

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Seorang eksekutif Facebook Inc mengatakan bahwa perusahaan akan memperkenalkan langkah-langkah baru pada aplikasinya untuk mendorong remaja menjauh dari konten berbahaya.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Mengutip Reuters pada Senin, upaya tersebut mencuat tak lama sejak anggota parlemen AS meneliti bagaimana Facebook dan anak perusahaan seperti Instagram mempengaruhi kesehatan mental anak muda.

BACA JUGA: 4 Permainan Tradisional Indonesia yang Mirip dengan Permainan “Squid Game”

Wakil Presiden Global Affair Facebook, Nick Clegg, juga mengungkapkan keterbukaan terhadap gagasan membiarkan regulator memiliki akses ke algoritme Facebook yang digunakan untuk memperkuat konten.

Namun, Clegg mengatakan dia tidak dapat menjawab pertanyaan apakah algoritmenya memperkuat suara orang-orang yang telah menyerang US Capitol pada 6 Januari lalu.

BACA JUGA: Mengenal Permen Dalgona, Permen Maut dalam “Squid Game”

Dia berbicara beberapa hari setelah mantan karyawan Facebook, Frances Haugen, bersaksi di Capitol Hill tentang bagaimana perusahaan membujuk pengguna untuk terus scrolling media sosial tersebut, dan ia nilai membahayakan kesejahteraan dan kesehatan mental remaja.

“Kami akan memperkenalkan sesuatu yang menurut saya akan membuat perbedaan besar. Sistem kami mencatat ketika remaja melihat konten yang sama berulang kali dan konten itu mungkin tidak kondusif untuk kesejahteraan mereka, kami akan mendorong mereka untuk melihat konten lain,” kata Clegg kepada CNN.

BACA JUGA: Psikolog Bagi Kiat Relaksasi Pikiran Untuk Kesehatan Mental

“Selain itu, kami memperkenalkan sesuatu yang disebut, ‘take a break’, di mana kami akan mendorong remaja untuk berhenti sejenak dari menggunakan Instagram,” kata Clegg.

Clegg sebelumnya mengatakan bahwa Facebook baru-baru ini menunda rencananya untuk mengembangkan Instagram Kids, yang ditujukan untuk pengguna pra-remaja, dan memperkenalkan kontrol opsional baru bagi orang dewasa untuk mengawasi remaja.

BACA JUGA: Pfizer-BioNTech Minta AS Setujui Vaksinnya Buat Anak-Anak

Para senator AS pekan lalu mengecam Facebook tentang rencananya untuk melindungi pengguna muda lebih baik di aplikasinya.

Senator Amy Klobuchar telah mengajukan lebih banyak peraturan terhadap perusahaan teknologi seperti Facebook.

“Saya bosan mendengar ‘percayalah pada kami’, dan inilah saatnya untuk melindungi para ibu dan ayah yang telah berjuang dengan anak-anak mereka yang kecanduan platform dan terkena segala macam hal buruk,” kata Klobuchar.

Dia mengatakan Amerika Serikat membutuhkan kebijakan privasi baru sehingga orang dapat “memilih” jika mereka mengizinkan data daring mereka dibagikan.

Lebih lanjut, Klobuchar mengatakan AS juga harus memperbarui undang-undang privasi anak-anak dan kebijakan persaingannya, dan mengharuskan perusahaan teknologi untuk membuat algoritme mereka lebih transparan.(mic)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR