Minggu, Desember 5, 2021

NUSADAILY.COM STORIES

BerandaLifestyleAplikasi MiChat, Jadi Ajang ‘Open BO’ di Kota Madiun

Aplikasi MiChat, Jadi Ajang ‘Open BO’ di Kota Madiun

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – MADIUN – Viralnya berita Kota Madiun Syurganya Open BO dengan aplikasi MiChat, menghebohkan masyarakat serta pemerintahan setempat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Gusarnya Pemerintah Kota Madiun lantaran, salah satu pojok pusat Kota Madiun disebut menjadi ajang transaksi open BO yang melibatkan siswa SMA hingga para pejabat.

Biaya untuk mendapatkan jasa enak-enak itu terbilang cukup terjangkau, mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 juta ‘Si Joni’ sudah terpuaskan.

Baca Juga: Kota Madiun Surganya Open BO, Pelanggan dari Anak SMA hingga Pejabat

Dalam deskripsi aplikasi di Play Store maupun App Store, MiChat adalah aplikasi pesan gratis dengan fitur-fitur luar biasa. Tidak hanya untuk keluarga dan teman-teman, MiChat juga membantu Anda menemukan teman-teman baru dan orang-orang di sekitar, sehingga memperluas jaringan sosial Anda.

Namun kemunculan aplikasi MiChat ini disalahgunakan oleh beberapa pihak untuk keuntungan mereka sendiri. Banyak kasus prostitusi online membawa nama MiChat sebagai perantara jual beli tersebut.

Baca Juga: Komisi ASN Sempat Tolak Tim Pansel Open Bidding Pejabat Bondowoso

Salah Satu Pengguna MiChat

Meme (bukan nama sebenarnya) salah satu pengguna MiChat yang mengaku baru berumur 19 tahun, berasal Kota Pahlawan, Surabaya.

Saat dihubungi nusadaily.com melalui MiChat, Meme mengaku ke Kota Madiun untuk refresing, dan menenangkan pikiran. Tak terasa ia kehabisan uang karean terlalu lama menetap di kota pendekar, Madiun.

“Ya kemudian saya coba-coba download aplikasi MiChat tersebut,” Saya pasang foto asli saya, eh tanpa basa-basi ada orang langsung menuliskan pesan “Open Kakak?”. Awalnya sih gak ngerti, kemudian saya balas iya. Hingga berlanjut tanya harga. Rp 1,5 juta saya bilang. Eh Iha kok mau,” jelasnya.

Baca Juga: Libur Nataru, Open BO Kota Malang Alami Penurunan Pendapatan

Keisengan Meme mebuahkan hasil, ada yang mengirim chat untuk ‘menawar’nya, setelah sepakat harga, lanjutnya, orang diminta untuk menrasfer sejumlah uang, dan langsung ditransfer.

“Awalnya iseng tanya doang. Tapi kok diberangkatin.. ya udah ng*w* sama gw..,” lanjut Meme.

Pelanggan Pertama

Meme mengatakan, pelanggan pertamanya mengaku sebagai mahasiswa PGSD di salah satu perguruaan tinggi di Kota Madiun, tapi setelah itu banyak juga yang berusia di atasnya.

“Pelangan pertama sih ngakunya masih kuliah di salah satu perguruan tinggi jurusan PGSD. Waktu berjalan pelangan saya makin banyak tidak hanya mahasiswa, ada yang masih SMA bahkan Polisi dan pejabat pun banyak,” ungkapnya.

Baca Juga: Harga Cewek Open BO di Kota Madiun Murah Meriah Rp300 Ribu-Rp1,5Jt, Pelanggan Mulai Anak SMA hingga Pejabat

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa profesi seperti dirinya banyak. Tidak hanya stay di hotel seperti dirinya saat ini, tapi di tempat kos juga banyak.

Kepada wartawan nusadaily.com, Meme mengaku berencana pindah dari hotel untuk mencari kos-kosan. Selain lebih leluasa, kos-kosan tidak bikin kantong jebol.

“Sebelum pindah ke kos, saya akan mau pulang dulu ke Surabaya menjenguk orang tua. Setelah itu baru nyari kos yang bebas, bisa masukkan tamu laki-laki. Kota Madiun aman dan nyari duit lebih enak. Tunggu saya kembali dari Surabaya ya..kalo mau booking,” pungkasnya.

Baca Juga: Tante Erni Gerah, Bikin Netizen Resah

Disebut dalam berita sebelumnya, tak perlu waktu lama untuk mendapatkan ‘buruan’. Hanya perlu duduk santai sambil sebat dan ngopi, notifikasi akan bermunculan di layar ponsel anda.

Salah satu tempat yang banyak dijadikan tongkrongan untuk berburu BO-an ini adalah di di Jalan Pahlawan Kota Madiun. (nto/ark)

- Advertisement -spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img

BERITA POPULAR