Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaLifestyleTas Hermes Seharga Rumah Mewah di Pinggiran Ibukota, Ternyata Ini Penyebabnya

Tas Hermes Seharga Rumah Mewah di Pinggiran Ibukota, Ternyata Ini Penyebabnya

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Rumah mode yang didirikan oleh Thierry Hermes pada tahun 1837 di Paris, mampu menghasilkan produk dengan harga selangit.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Bahkan rumah mode yang satu ini terkenal dengan tas-tas mewah yang harganya bisa bikin banyak orang tercengang karena ada yang seharga rumah mewah di pinggiran Ibukota.

BACA JUGA : Fasilitas Mewah Qunci Villas, Suguhkan Panorama Indah Pantai Senggigi

Tak heran, kalau tas Hermes kerap menjadi pertanda status sosial seseorang. 

Untuk memiliki satu tas Hermes, Anda setidaknya harus menyiapkan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Lantas apa sebenarnya yang membuat tas ini begitu luar biasa mahal?

1. Proses pembuatan yang rumit dan berstandar tinggi

Alasan utama mengapa tas Hermes begitu mahal adalah karena sebagian besar produk mereka adalah buatan tangan. Demi memastikan kualitas setiap produk, Hermes hanya mempekerjakan pengrajin dengan keahlian spesial dan memiliki ketelitian tinggi.

BACA JUGA : Dapat Kado Rumah Mewah, Bos Grosir Tas Gempol Obsesi Buka Lapangan Pekerjaan Baru

Satu tas dikerjakan oleh satu pengrajin, dan satu pengrajin butuh tujuh belas jam dari awal sampai akhir untuk menghasilkan satu tas tangan. Konon, Hermes adalah satu-satunya rumah mode yang membutuhkan waktu selama itu untuk memproduksi satu tas tangan. Akibatnya, waktu tunggu konsumen untuk membeli tas eksklusif ini bisa mencapai dua hingga tiga tahun.

2. Gradasi Himalaya yang megah dan tertutup salju

Salah satu tipe tas Hermes yang paling mahal adalah seri Himalaya yang terbuat dari kulit buaya Nil. Sebutan ‘Himalaya’ sendiri tidak merujuk pada asal tas, melainkan pada gradasi warna yang ada di tas.

Tas Hermes tipe Himalaya memiliki corak gradasi abu-abu yang memudar menjadi putih. Gradasi warna ini terinspirasi dari pegunungan Himalaya yang megah dan tertutup salju, melambangkan keanggunan dan kemewahan.

BACA JUGA : Super Mewah! Fasilitas Pestana CR7 Hotel Milik Cristiano Ronaldo, Rp 9 Juta Per malam

Proses mewarnai kulit buaya memakan waktu dan membutuhkan keterampilan tinggi untuk menciptakan efek salju putih yang bersih dan gradasi ke abu-abu.

3. Ekspresi seni tingkat tinggi

Brand asal Prancis ini tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan sentuhan mewah dalam setiap produknya. Tas Hermes yang menggunakan bahan berkualitas tinggi selalu terlihat menakjubkan, ibarat sebuah karya seni tingkat tinggi.

4. Menjadi fenomena di kalangan kolektor

Seri asli tas Himalaya Birkins melahirkan fenomena di antara para kolektor tas di seluruh dunia. Mereka mengakui dan memuji kelangkaan serta proses pengerjaan rumit di balik setiap Himalaya Birkin. Karena itu, tas jenis ini menjadi barang buruan para kolektor sehingga menyebabkan stoknya langka. Karena stok barang yang jauh lebih sedikit dibandingkan permintaan, hal ini menjadi pemicu tingginya harga tas Hermes.

BACA JUGA : Juragan 99 Menang Lelang Rolex Taqy Malik dengan Harga Fantastis

5. Himalaya Kelly

Salah satu jenis tas Hermes yang paling populer adalah Himalaya Kelly. Diproduksi dalam jumlah paling terbatas, Himalaya Kelly adalah perpaduan sempurna antara gradasi indah Himalaya dan keanggunan Kelly. Karena keindahannya, Himalaya Kelly disebut-sebut sebagai pusaka dan karya seni dari Hermes.

6. Tas tangan paling diburu di dunia

Pada Mei 2017, rumah lelang Christie di Hong Kong memecahkan rekor dunia untuk tas termahal yang pernah dijual di pelelangan untuk tas Hermès Himalaya bertahtakan 10,23 karat berlian seharga lebih dari Rp5 miliar. Hasil lelang ini menjadikan tas Diamond Himalaya sebagai tas tangan paling diburu yang pernah ada.(han)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Rumah mode yang didirikan oleh Thierry Hermes pada tahun 1837 di Paris, mampu menghasilkan produk dengan harga selangit.

Bahkan rumah mode yang satu ini terkenal dengan tas-tas mewah yang harganya bisa bikin banyak orang tercengang karena ada yang seharga rumah mewah di pinggiran Ibukota.

BACA JUGA : Fasilitas Mewah Qunci Villas, Suguhkan Panorama Indah Pantai Senggigi

Tak heran, kalau tas Hermes kerap menjadi pertanda status sosial seseorang. 

Untuk memiliki satu tas Hermes, Anda setidaknya harus menyiapkan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Lantas apa sebenarnya yang membuat tas ini begitu luar biasa mahal?

1. Proses pembuatan yang rumit dan berstandar tinggi

Alasan utama mengapa tas Hermes begitu mahal adalah karena sebagian besar produk mereka adalah buatan tangan. Demi memastikan kualitas setiap produk, Hermes hanya mempekerjakan pengrajin dengan keahlian spesial dan memiliki ketelitian tinggi.

BACA JUGA : Dapat Kado Rumah Mewah, Bos Grosir Tas Gempol Obsesi Buka Lapangan Pekerjaan Baru

Satu tas dikerjakan oleh satu pengrajin, dan satu pengrajin butuh tujuh belas jam dari awal sampai akhir untuk menghasilkan satu tas tangan. Konon, Hermes adalah satu-satunya rumah mode yang membutuhkan waktu selama itu untuk memproduksi satu tas tangan. Akibatnya, waktu tunggu konsumen untuk membeli tas eksklusif ini bisa mencapai dua hingga tiga tahun.

2. Gradasi Himalaya yang megah dan tertutup salju

Salah satu tipe tas Hermes yang paling mahal adalah seri Himalaya yang terbuat dari kulit buaya Nil. Sebutan 'Himalaya' sendiri tidak merujuk pada asal tas, melainkan pada gradasi warna yang ada di tas.

Tas Hermes tipe Himalaya memiliki corak gradasi abu-abu yang memudar menjadi putih. Gradasi warna ini terinspirasi dari pegunungan Himalaya yang megah dan tertutup salju, melambangkan keanggunan dan kemewahan.

BACA JUGA : Super Mewah! Fasilitas Pestana CR7 Hotel Milik Cristiano Ronaldo, Rp 9 Juta Per malam

Proses mewarnai kulit buaya memakan waktu dan membutuhkan keterampilan tinggi untuk menciptakan efek salju putih yang bersih dan gradasi ke abu-abu.

3. Ekspresi seni tingkat tinggi

Brand asal Prancis ini tidak tanggung-tanggung dalam menghadirkan sentuhan mewah dalam setiap produknya. Tas Hermes yang menggunakan bahan berkualitas tinggi selalu terlihat menakjubkan, ibarat sebuah karya seni tingkat tinggi.

4. Menjadi fenomena di kalangan kolektor

Seri asli tas Himalaya Birkins melahirkan fenomena di antara para kolektor tas di seluruh dunia. Mereka mengakui dan memuji kelangkaan serta proses pengerjaan rumit di balik setiap Himalaya Birkin. Karena itu, tas jenis ini menjadi barang buruan para kolektor sehingga menyebabkan stoknya langka. Karena stok barang yang jauh lebih sedikit dibandingkan permintaan, hal ini menjadi pemicu tingginya harga tas Hermes.

BACA JUGA : Juragan 99 Menang Lelang Rolex Taqy Malik dengan Harga Fantastis

5. Himalaya Kelly

Salah satu jenis tas Hermes yang paling populer adalah Himalaya Kelly. Diproduksi dalam jumlah paling terbatas, Himalaya Kelly adalah perpaduan sempurna antara gradasi indah Himalaya dan keanggunan Kelly. Karena keindahannya, Himalaya Kelly disebut-sebut sebagai pusaka dan karya seni dari Hermes.

6. Tas tangan paling diburu di dunia

Pada Mei 2017, rumah lelang Christie di Hong Kong memecahkan rekor dunia untuk tas termahal yang pernah dijual di pelelangan untuk tas Hermès Himalaya bertahtakan 10,23 karat berlian seharga lebih dari Rp5 miliar. Hasil lelang ini menjadikan tas Diamond Himalaya sebagai tas tangan paling diburu yang pernah ada.(han)