Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaLifestyleHealthSuntikan Ketiga CoronaVac Tingkatkan Efektivitas Lawan COVID-19

Suntikan Ketiga CoronaVac Tingkatkan Efektivitas Lawan COVID-19

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Studi terbaru untuk CoronaVac, vaksin COVID-19 oleh pengembang vaksin SINOVAC Biotech Ltd. (NASDAQ: SVA), menunjukkan bahwa efektivitas perlindungan dari suntikan booster menggunakan CoronaVac meningkat secara signifikan terhadap COVID-19 dan risiko rawat inap.

Efektivitas terhadap infeksi simtomatik meningkat dari 56 persen menjadi 80,2 persen. Hal ini meningkatkan pencegahan rawat inap dari 84 persen menjadi 88 persen.

BACA JUGA: Studi: Antibodi Vaksin COVID-19 Pfizer Mungkin Bisa Berkurang setelah 7 Bulan

Chili adalah salah satu negara pertama yang mengadopsi vaksin COVID-19 tidak aktif untuk vaksinasi massal dengan pasokan dosis dari SINOVAC. Sebanyak 4,7 juta orang di atas usia 16 tahun dan belum terinfeksi COVID-19 telah menerima dua dosis CoronaVac.

Sekitar 140.000 dari populasi tersebut divaksinasi dengan CoronaVac sebagai booster, dan hasil perlindungan dievaluasi 14 hari setelah menerima dosis ketiga vaksinasi guna memantau efektivitas terhadap infeksi dan rawat inap akibat COVID-19.

BACA JUGA: Dokter Sarankan Ukur Denyut Jantung saat Olahraga Cegah Kondisi Fatal

“Hasil ini mengkonfirmasi bahwa orang yang menerima dosis ketiga CoronaVac dapat terlindungi lebih baik dari infeksi dan risiko rawat inap. Hasil ini seiring dengan studi Fase III SINOVAC dan studi dunia nyata dari negara dan wilayah lain. CoronaVac ditekankan sebagai vaksin yang dapat ditoleransi dengan baik, aman, dan efektif,” kata Liu Peicheng, juru bicara SINOVAC melalui keterangan resminya pada Rabu.

“Sebagai bagian dari komitmen kami untuk membantu mengakhiri pandemi, SINOVAC telah mengirimkan lebih dari 2 miliar dosis CoronaVac ke lebih dari 50 negara di seluruh dunia, menjadikannya sebagai vaksin COVID-19 yang paling banyak digunakan di dunia,” lanjutnya.

BACA JUGA: 5 Sayuran Murah dan Dijual di Tukang Sayur Berkhasiat Menyehatkan Paru-paru

Hasil dari sejumlah studi nyata berskala besar sebelumnya di Chili telah menunjukkan bahwa dua dosis CoronaVac memberikan perlindungan yang signifikan. Di antaranya terhadap infeksi COVID-19, rawat inap disebabkan COVID-19, penyakit parah, dan kematian.

Dua dosis CoronaVac terbukti memberikan 56 persen efikasi terhadap infeksi dan 84 persen terhadap rawat inap sehingga membantu melindungi masyarakat Chili dari COVID-19.

Dalam konferensi pers pada 7 Oktober 2021, Presiden Piñera dari Chili menyatakan bahwa semua vaksin COVID-19 yang digunakan di Chili terbukti aman dan efektif. Secara signifikan bisa mengurangi infeksi dan rawat inap di rumah sakit, serta menyelamatkan banyak nyawa.

BACA JUGA: Cara Mengatasi Kolesterol Agar Tak Picu Stroke

Ia mengatakan, hasil penelitian yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan sangat memberikan harapan dan membuktikan penerapan vaksinasi booster sangat efektif dalam menurunkan angka kejadian dan rawat inap akibat COVID-19.

Pada akhir September 2021, CoronaVac telah disetujui untuk penggunaan darurat oleh otoritas pengawas obat lokal di hampir 50 negara dan wilayah. Termasuk daftar penggunaan darurat oleh World Health Organization (WHO) dan African Regulatory Working Group. Sejak September 2021, CoronaVac telah digunakan untuk vaksinasi anak-anak di Chili, Kamboja, Indonesia, Malaysia, dan negara lainnya.

Total pasokan CoronaVac secara global telah melebihi 2 miliar dosis, dengan perkiraan 1,6 miliar dosis telah diberikan di seluruh dunia. SINOVAC telah menjadi pemasok dan pengekspor domestik terbesar vaksin COVID-19 dari Tiongkok.(mic)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...