Jumat, Mei 27, 2022
BerandaLifestyleHealthLaktosa Bukan Komponen 'Jahat' untuk Tubuh

Laktosa Bukan Komponen ‘Jahat’ untuk Tubuh

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Ahli gizi Arif Sabta Aji mengakui konsumsi susu di negara-negara Asia termasuk Indonesia terbilang lebih rendah dibanding negara-negara Barat.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

Selain anggapan susu hanya untuk anak-anak, ternyata orang juga menghindari susu karena intoleransi laktosa.

BACA JUGA: Susu Kecoa Disebut Bisa Jadi Superfood, Kok Bisa?

“Bisa jadi masyarakat Indonesia kebanyakan memiliki intoleransi laktosa. Jadi turun-temurun dari orang tua, kakek nenek kita tidak memperkenalkan itu [budaya minum susu]. Minum susu itu bukan keseharian,” jelas Arif dikutip dari CNNIndonesia.com.

Masalah intoleransi laktosa, kata Arif, bukan berarti laktosa merupakan komponen ‘jahat’ buat tubuh. Justru tubuh tidak memiliki zat atau enzim yang memadai untuk memecah laktosa.

BACA JUGA: Resep Makanan Berbahan Susu, Kare Hingga Nastar Parfait

Enzim laktase merupakan enzim yang diperlukan untuk memecah laktosa jadi komponen lebih sederhana yakni glukosa dan galaktosa sehingga lebih mudah diserap tubuh.

“Laktosa itu bukannya berbahaya, tapi kita yang enggak punya reseptornya buat mengolah. Nah kalau enggak punya akan jadi problem. Setelah 30 menit sampai 2 jam setelah konsumsi susu itu akan terasa,” imbuhnya.

BACA JUGA: Apakah Alergi Susu Sapi Bisa Disembuhkan?

Orang dengan intoleransi laktosa biasanya akan merasakan tidak nyaman pada perut, mulas, bahkan diare.

BACA JUGA: Iklan Susu Cupi Cupita Bikin Salfok Netizen

Arif menyarankan untuk memilih produk susu yang rendah atau bebas laktosa. Kini pun banyak terdapat pilihan susu nabati seperti susu kedelai, susu oat maupun susu almond.

BACA JUGA: 7 Manfaat Susu Kambing yang Jarang Diketahui

Akan tetapi, jika ingin mendapatkan manfaat susu sapi, disarankan untuk memilih susu sapi rendah atau bebas laktosa. Anda bisa memperoleh manfaat susu sapi apalagi susu sapi merupakan salah satu pangan sumber kalsium paling baik di antara bahan pangan lain.

“Ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang kita. Kemudian kandungan vitamin dan mineral bisa membantu mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari,” katanya.(mic)

BERITA KHUSUS

BERITA TERBARU

Pakar Politik Nilai PDIP Jadi Kunci Prabowo Menang Pilpres 2024

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Dukungan kepada Prabowo Subianto untuk maju menjadi calon presiden digaungkan sejumlah kalangan salah satunya baru-baru ini dari Persatuan Purnawirawan Indonesia...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily