Jumat, Oktober 22, 2021
BerandaLifestyleHealthAyah Bunda Wajib Tau, 10 Larangan pada Bayi Baru Lahir

Ayah Bunda Wajib Tau, 10 Larangan pada Bayi Baru Lahir

- Advertisment -spot_img

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Kehadiran buah hati sangat ditunggu-tunggu oleh setiap ayah dan bunda. Menjadi orang tua baru bukanlah hal mudah, kesalahan bisa saja terjadi.

Apalagi ketika si kecil baru lahir, ada sebagian orang tua masih bingung cara merawatnya. Tetapi setahap demi setahap, ayah dan bunda pasti akan mempelajari hal-hal baru dalam merawat si kecil.

BACA JUGA: Irjen Napoleon Lumuri Wajah dan Tubuh M Kece Pakai Kotoran Manusia

Ada 10 hal yang perlu diperhatikan saat si kecil baru lahir, kira-kira apa saja ya?

1. Menyentuh dengan tangan kotor

Jangan menyentuh bayi baru lahir dengan tangan yang belum dibersihkan. Ayah dan bunda wajib cuci tangan atau gunakan pembersih tangan sebelum memegang bayi.

tu karena bayi baru lahir belum punya sistem kekebalan tubuh yang kuat, sehingga berisiko terinfeksi. Pastikan juga orang lain yang menyentuh bayi Bunda, tangannya bersih.

2. Minyak penghangat dan bedak

Banyak orangtua yang senang mengoleskan minyak penghangat kepada bayi baru lahir setelah mandi. Padahal kulit bayi baru lahir masih sangat sensitif, sehingga dikhawatirkan justru bisa membuatnya teriritasi. Karena itu, penggunaannya sebaiknya diberikan setelah usia bayi dirasa cukup.

Selain minyak penghangat, bedak tabur juga kerap dibalurkan kepada bayi baru lahir. Bagi bayi yang punya kulit rentan, bisa berisko teriritasi atau menimbulkan ruam hingga meracuni pernapasannya.

Jurnal Ikatan Dokter Anak Amerika (AAP) dengan judul Baby Powder – A Hazard oleh Howard C Mofenson dkk menyebutkan bahwa kandungan zinc dan talc dalam bedak tabur bisa meracuni pernapasan bayi jika terhirup.

BACA JUGA: Jangan Remehkan Perempuan! Ini 5 Negara dengan Kepala Pemerintah Perempuan

3. Penggunaan popok

Jangan biarkan bayi menggunakan popok sekali pakai terus menerus dalam jangka waktu lama, karena bisa menyebabkan ruam di bagian selangkangannya. Ganti penggunaan popok sekali pakai dengan popok kain.

Sebaiknya gunakan popok sekali pakai ketika sedang bepergian dan popok kain saat di rumah. Selain itu, ganti popok sesering dan segera mungkin setelah bayi buang air.

4. Sarung tangan dan kaos kaki

Jika tujuan menggunakan sarung tangan pada bayi untuk mencegah supaya kulitnya tidak tergores kuku, tidak mengapa. Namun sebaiknya jangan biarkan bayi mengenakan sarung tangan dan kaos kaki sepanjang hari.

Itu karena sarung tangan dan kaos kaki bisa membatasi ruang eksplorasi bayi. Tanpa sarung tangan dan kaos kaki, buah hati bisa lebih mengembangkan kemampuan jari, tangan dan kakinya dengan baik.

BACA JUGA: Ali Ngabalin vs Rocky Gerung ‘Perang’ Lagi

5. Memberi susu sapi

Jangan memberikan susu sapi pada bayi baru lahir atau kurang dari 12 bulan. Bayi baru lahir juga tidak boleh minum susu rendah lemak, almond, kedelai atau beras.

Beri bayi air susu ibu (ASI) atau susu formula yang disetujui FDA. ASI merupakan makanan terbaik bayi, tapi susu formula juga bisa menyediakan vitamin dan mineral penting.

Bunda harus memastikan bahwa puting atau botol yang digunakan harus bersih. Gunakan air steril ketika menyiapkan susu formula untuk bayi. Beri bayi susu setidaknya setiap 2 hingga 3 jam sekali dan jangan biarkan bayi tidur tanpa menyusu lebih dahulu.

6. Menggendong bayi

Jangan mengendong bayi dengan asal. Pastikan ayah dan bunda menopang kepala dan leher saat menggendong bayi dan dukung kepala saat menggendong bayi dalam posisi tegak atau saat meletakkan bayi.

7. Jangan goyangkan bayi

Jangan pernah menggoyangkan bayi yang baru lahir. Baik sekadar untuk mengajaknya bermain atau karena ingin menenangkannya. Menggoyangkan bisa menyebabkan pendarahan di otak hingga kematian.

Jika bunda ingin membangunkannya, jangan pula menggoyangkan. Sebagai gantinya, Bunda bisa mengelitiki kaki bayi atau meniup dengan lembut di pipinya.

BACA JUGA: Cantiknya Nagita Slavina Pakai Jaket Rp 65 Juta

8. Keamanan

Jangan letakkan bayi yang tidak terjaga keamanannya. Pastikan bayi terpasang erat pada gendongan, kereta dorong atau kursi mobil.

Batasi aktivitas apa pun yang bisa terlalu kasar atau bergoyang. Ingat juga bahwa bayi baru lahir belum bisa bermain kasar, seperti berlutut atau dilempar ke udara.

9. Menjemur bayi

Beberapa orang tua berpikir bahwa menjemur bayi adalah sebuah keharusan setiap pagi, apalagi untuk bayi kuning (hiperbilirubin).

Tapi ayah dan bunda harus paham, jangan menjemur bayi langsung di bawah sinar matahari dan terlalu lama. Waktu menjemur bayi sebaiknya sekitar pukul 07.00-08.00 dan cuma 10-15 menit saja.

BACA JUGA: Mendung Tanpo Udan Rajai Chart Musik Luar Negeri, Ndarboy Genk: Saya Bangga Diterima Banyak Orang

10. Posisi tidur

Jangan meletakkan bayi dalam posisi tengkurap saat tidur. Untuk mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau sindrom kematian mendadak pada bayi, biarkan bayi tidur terlentang saja.

Selain itu, jangan biarkan bayi tidur dengan boneka, mainan, bantal atau benda lunak lainnya.

Selain itu, jangan kenakan pakaian berat atau selimut ketika bayi tidur. Pilih piyama yang ringan dan pertahankan suhu yang nyaman di ruangan agar bayi tidak kepanasan dan tidur nyenyak.(eky)

- Advertisement -spot_img
Nusa Magz Edisi 46

BERITA POPULAR

- Advertisement -spot_img

BERITA KHUSUS

@nusadaily.com

Akhir-akhir ini Kota Malang panas banget nih, ngadem dulu yuk🍦🍦 ##tiktoktaiment

♬ Happy Ukulele - VensAdamsAudio

LIFESTYLE

PCR

Aturan Terbaru Perjalanan Udara Jawa-Bali, Wajib Tes PCR!

0
NUSADAILY.COM - JAKARTA - Satuan Tugas COVID-19  menyampaikan pelaku perjalanan udara dari dan ke Pulau Jawa-Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4 wajib menyertakan...