Sabtu, Mei 28, 2022
BerandaLifestyleHealth9 Orang yang Tidak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

9 Orang yang Tidak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

NUSADAILY.COM – JAKARTA – Mengingat kasus Omicron semakin melonjak di tanah air, pemerintah terus menggencarkan vaksinasi COVID-19. Bahkan saat ini sudah diikuti juga dengan pemberian booster atau dosis lanjutan.

- Advertisement -Iklan BTC Guest House

BACA JUGA: Polda Sumut Tarik Kasus Vaksin, dua Anak Jadi Korban Dugaan Vaksin Kosong

Melansir detikcom, selain untuk tercapainya kekebalan komunitas atau herd immunity, vaksinasi yang terus dilakukan juga merupakan cara pemerintah agar terjadi transisi dari pandemi ke endemik. Dengan begitu, masyarakat akan hidup dengan COVID-19.

Endemik merupakan kondisi penyakit yang selalu ada di populasi atau wilayah tertentu. Situasi tersebut juga membuat penyebaran penyakit menjadi lebih bisa diprediksi. Salah satu endemik yang sudah terjadi adalah malaria.

BACA JUGA: BPOM Izinkan 5 Jenis Vaksin Booster, Pakar: Bisa Kurangi Risiko Gejala Omicron

Meski pemerintah terus mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi, namun ada sejumlah orang yang ternyata tidak boleh divaksin. Dikutip dari Satgas COVID-19, berikut daftarnya:

1. Orang sedang demam dengan suhu > 37,5 derajat Celcius

2. Orang dengan hipertensi tidak terkontrol, tekanan darah > 180/110 mmHg (jika tekanan darah >180/110 mmHg pengukuran tekanan darah diulang 5 (lima) sampai 10 (sepuluh) menit kemudian. Jika masih tinggi maka vaksinasi ditunda sampai terkontrol)

3. Orang dengan alergi berat setelah divaksinasi sebelumnya, maka tidak bisa mendapatkan dosis berikutnya.

4. Orang yang mengidap autoimun, misalnya asma dan lupus. Vaksinasi akan ditunda apabila dalam kondisi akut atau belum terkendali.

5. Orang yang dalam pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun dan penerima produk darah/transfusi. Vaksinasi akan ditunda dan dirujuk

6. Orang yang dalam pengobatan immunosupressant misalnya kortikosteroid dan kemoterapi. Vaksinasi ditunda dan dirujuk

7. Orang dengan penyakit jantung berat dalam keadaan sesak. vaksinasi ditunda dan dirujuk

BACA JUGA: Ada Praktik Vaksin Booster Ilegal di Surabaya, Polri Turun Tangan

8. Lansia yang dalam pemeriksaannya (sesuai format skrining) menjawab lebih dari pertanyaan dengan jawabannya

9. Orang yang punya riwayat setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya.(eky)

BERITA KHUSUS

Logo dan Maskot MTQ XXX Jatim 2023 Segera Rilis, Gus Ipul Apresiasi Karya Para Desainer

NUSADAILY.COM – PASURUAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan bakal segera memperkenalkan logo dan maskot ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXX Jawa Timur tahun 2023...

BERITA TERBARU

Usung Pembelajaran Bahasa, Sosial dan Budaya dalam MBKM, UM Gelar Seminar Nasional

NUSADAILY.COM – MALANG – Dalam rangka menyukseskan gerakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya bidang pembelajaran bahasa, sastra dan budaya. Departemen Sastra Jerman Universitas...
@nusadaily.com Ning Ita Dampingi Anak Penderita Thalasemia jalani Transfusi Darah #tiktokberita ♬ original sound - Nusa Daily

NUSADAILY.COM - JAKARTA - Mengingat kasus Omicron semakin melonjak di tanah air, pemerintah terus menggencarkan vaksinasi COVID-19. Bahkan saat ini sudah diikuti juga dengan pemberian booster atau dosis lanjutan.

BACA JUGA: Polda Sumut Tarik Kasus Vaksin, dua Anak Jadi Korban Dugaan Vaksin Kosong

Melansir detikcom, selain untuk tercapainya kekebalan komunitas atau herd immunity, vaksinasi yang terus dilakukan juga merupakan cara pemerintah agar terjadi transisi dari pandemi ke endemik. Dengan begitu, masyarakat akan hidup dengan COVID-19.

Endemik merupakan kondisi penyakit yang selalu ada di populasi atau wilayah tertentu. Situasi tersebut juga membuat penyebaran penyakit menjadi lebih bisa diprediksi. Salah satu endemik yang sudah terjadi adalah malaria.

BACA JUGA: BPOM Izinkan 5 Jenis Vaksin Booster, Pakar: Bisa Kurangi Risiko Gejala Omicron

Meski pemerintah terus mendorong masyarakat untuk melakukan vaksinasi, namun ada sejumlah orang yang ternyata tidak boleh divaksin. Dikutip dari Satgas COVID-19, berikut daftarnya:

1. Orang sedang demam dengan suhu > 37,5 derajat Celcius

2. Orang dengan hipertensi tidak terkontrol, tekanan darah > 180/110 mmHg (jika tekanan darah >180/110 mmHg pengukuran tekanan darah diulang 5 (lima) sampai 10 (sepuluh) menit kemudian. Jika masih tinggi maka vaksinasi ditunda sampai terkontrol)

3. Orang dengan alergi berat setelah divaksinasi sebelumnya, maka tidak bisa mendapatkan dosis berikutnya.

4. Orang yang mengidap autoimun, misalnya asma dan lupus. Vaksinasi akan ditunda apabila dalam kondisi akut atau belum terkendali.

5. Orang yang dalam pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun dan penerima produk darah/transfusi. Vaksinasi akan ditunda dan dirujuk

6. Orang yang dalam pengobatan immunosupressant misalnya kortikosteroid dan kemoterapi. Vaksinasi ditunda dan dirujuk

7. Orang dengan penyakit jantung berat dalam keadaan sesak. vaksinasi ditunda dan dirujuk

BACA JUGA: Ada Praktik Vaksin Booster Ilegal di Surabaya, Polri Turun Tangan

8. Lansia yang dalam pemeriksaannya (sesuai format skrining) menjawab lebih dari pertanyaan dengan jawabannya

9. Orang yang punya riwayat setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya.(eky)